18.077 Orang di DKI Ikuti Rapid Test, 299 Positif Covid-19

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
01 April 2020 11:15
18.077 Orang di DKI Ikuti Rapid Test, 299 Positif Covid-19
Jakarta, CNBC Indonesia - Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta melaporkan perkembangan rapid test Covid-19 hingga Selasa (31/3/2020). Laporan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/4/2020), seperti dilansir cnnindonesia.com.

Menurut dia, sebanyak 18.077 orang di ibu kota sudah menjalani rapid test.

"Sebanyak 299 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 17.778 orang dinyatakan negatif," kata Widyastuti.


Ia menjelaskan sasaran utama orang yang menjalani rapid test ialah mereka yang bersiko tinggi untuk menularkan atau tertular virus corona. Beberapa di antaranya tenaga medis dan orang-orang yang memiliki riwayat kontak dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

"Kemudian orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus pasien konfirmasi atau probabel Covid-19, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP), yakni seseorang yang mengalami demam >38°C atau riwayat demam. Selanjutnya mereka yang memiliki gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk, serta memiliki riwayat tinggal di luar negeri dan melakukan perjalanan di area terdampak Covid-19," lanjut dia," ujar Widyastuti.

Setidaknya ada dua prosedur pelaksanaan rapid test, yaitu aktif oleh Puskesmas kepada orang-orang yang berisiko tinggi terinfeksi Covid-19 dan secara pasif oleh Puskesmas yang mana pasien datang berobat ke Puskesmas. Namun kriteria pasien untuk dapat rapid test ditentukan petugas.



"Sehingga, perlu digarisbawahi bahwa tidak semua orang dapat melakukan rapid test." tegas dia.

Apabila hasil tes tersebut positif, maka orang tersebut akan menjalani tes swab, melakukan isolasi mandiri atau dirujuk ke shelter selama menunggu hasil. Bila kondisi memburuk sebelum hasil diperoleh, maka pasien akan dirujuk ke RS.

Sedangkan, untuk mereka yang memiliki hasil negatif akan tetap diminta untuk isolasi mandiri selama 14 hari. Bila kondisi memburuk, dirujuk ke RS dan dilakukan pemeriksaan kembali. Mereka juga diharuskan menjalani pemeriksaan ulang rapid test pada hari ke 7-10 setelah tes awal.

Dikutip dari corona.jakarta.go id hingga hari ini pukul 09.41 WIB, jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 741 kasus. Dari ratusan kasus ini, sebanyak 451 pasien dirawat, 49 orang dinyatakan sembuh dan 84 orang meninggal dunia. Sementara ada 157 pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri.

Di samping angka tersebut, masih ada sekitar 642 kasus yang masih dalam status menunggu hasil. Dengan begitu ada sebanyak 1.383 kasus positif Covid-19 di Jakarta pagi ini.

[Gambas:Video CNBC]




(miq/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading