Terapkan Lockdown, Pemkot Tegal Bantah Melawan Jokowi!

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
27 March 2020 10:53
Terapkan Lockdown, Pemkot Tegal Bantah Melawan Jokowi!
Tegal, CNBC Indonesia - Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi buka-bukaan soal alasan Pemerintah Kota Tegal melakukan local lockdown atau karantina wilayah dalam skala lokal. Menurut dia, upaya itu merupakan bagian dari langkah memutus rantai penyebaran virus corona.

"Pemerintah Kota Tegal tidak melawan pusat, kami in line (sejalan) dengan provinsi dan pusat," kata Jumadi seperti dikutip dari cnnindonesia.com, Jumat (27/3/2020).

Sekadar mengingatkan, pada 21 Maret 2020, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo menegaskan pemerintah tidak akan melakukan lockdown untuk mengatasi penyebaran virus corona. Ia mengatakan keputusan itu merupakan instruksi Presiden Joko Widodo yang menegaskan kebijakan lockdown ada di level pusat.


Jumadi lantas menjelaskan local lockdown a la Kota Tegal. Menurut dia, saat ini ada 49 titik masuk ke Kota Tegal.

"Dari 49 titik itu, sekitar dua atau tiga akan kami buka. Tentunya di dua atau tiga titik itu akan diperketat dan diawasi polisi, petugas Dinas Perhubungan, dan gugus tugas Covid-19," katanya.

Warga yang saat ini berada di Kota Tegal hanya dibatasi untuk keluar rumah.



"Misalnya dia akan ke pasar, membeli makan, tetap boleh, tapi nanti di titik perbatasan, akan ketat. Ditanya dulu mau ke mana, keperluannya apa, kalau suhu di atas 38 derajat celcius kami akan bawa ke rumah sakit," katanya.

Jumadi juga menambahkan, truk dan bus yang melalui jalur pantura Tegal akan dialihkan ke jalur lingkar luar Kota Tegal.

"Dari terminal kita belokan ke kiri, tidak ada yang bisa masuk kota. Ya itu, kalau mau masuk Kota Tegal hanya ada dua atau tiga titik. Itu pun superketat," katanya.

Jumadi mengatakan, karantina wilayah ini terpaksa harus dilakukan setelah satu orang warga Kota Tegal positif terpapar Covid-19. Warga berusia 34 tahun yang dinyatakan positif Covid-19 dirawat di RS Kardinah Kota Tegal sejak 16 Maret 2020, sepulang dari Abu Dhabi.

"Orang tersebut padahal sudah bilang ke keluarganya, jangan mendekat, jangan mendekat. Tapi dia dari Abu Dhabi. Bagaimana pengawasan di bandara-nya, di stasiun-nya," ujarnya.

[Gambas:Video CNBC]




(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading