Internasional

Kasus Terbanyak ke-4 di Dunia, Spanyol Perpanjang Lockdown

News - Sefti Oktarianisa, CNBC Indonesia
27 March 2020 06:52
Kasus Terbanyak ke-4 di Dunia, Spanyol Perpanjang Lockdown Foto: Kondisi Terkini Lockdown di Spanyol. AP/Manu Fernandez
Jakarta, CNBC Indonesia - Spanyol memperpanjang masa penguncian wilayah (lockdown) akibat pandemi virus corona (COVID-19). Ditulis Reuters, masa isolasi total negeri itu diberlakukan hingga 12 April nanti.

Masyarakat hanya boleh keluar rumah untuk tujuan penting. Seperti membeli makanan atau obat-obatan, dan bekerja.

"Ini bukanlah hal mudah untuk memperpanjang waktu darurat," kata Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez kepada parlemen, Kamis (26/3/2020).





"Saya yakin cara satu-satunya yang efektif melawan virus adalah isolasi diri."

Menurut Juru Bicara pemerintah Maria Jesus Montero, negeri itu kini tengah "perang". Terutama perang untuk mendapatkan sejumlah alat medis, seperti ventilator, masker dan test kits yang sulit didapatkan.

"Semua negara kini berjuang untuk mengamankan produksi domestik, berjuang untuk mendapatkan barang dari China," katanya.




Spanyol sebelumnya mengumumkan masa darurat di 14 Maret. Berdasarkan data situs Worldometers pukul 5:00 WIB, Spanyol menjadi negara dengan kasus terbanyak keempat di dunia yakni dengan 56.347 kasus.

Terdapat 6.832 kasus baru kemarin. Angka pasien meninggal 4.154 orang atau bertambah 507 dari sebelumnya, sedangkan pasien sembuh 7.015.

Di atas Spanyol ada AS (82.179), China (81.285), Italia (80.589). Sementara akumulasi secara global ada 526.000 kasus dengan total kasus aktif 378.943.


[Gambas:Video CNBC]




(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading