Internasional

Pangeran Charles Positif COVID-19, Ini Riwayat Kegiatannya

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
26 March 2020 12:25
Pangeran Charles positif corona.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pewaris tahta Inggris, Pangeran Charles dikabarkan positif terjangkit virus corona. Pemilik nama lengkap Charles Philip Arthur George ini menunjukkan gejala ringan-sedang dan kini tengah diisolasi di Skotlandia.

"The Prince of Wales positif corona," ujar pernyataan Clarence House dilansir dari Reuters, Kamis (26/3/2020) seraya menambahkan jika pria berusia 71 tahun tersebut dalam kondisi sehat. Sementara istrinya Camilla (72) negatif corona.




Prince of Wales sebelumnya melakukan tes uji corona pada Senin, 23 Maret lalu dan hasilnya keluar pada keesokan harinya. Kedua putranya, Pangeran William dan Harry juga sudah diberitahu soal ini.

Charles kemungkinan sudah terinfeksi corona sebelum bertemu dengan ibunya, Ratu Elizabeth pada 12 Maret lalu. Dalam sebuah video yang beredar, Charles sempat menawarkan bersalaman dengan beberapa tamu di acara The Prince's Trust yang digelar di London Palladium pada 11 Maret.

Namun hal itu dengan cepat tidak jadi dilakukan oleh Charles, setelah mengingat harus menghindari bersentuhan akibat corona. Namun, di acara amal tersebut, Charles bertemu dengan Pangeran Albert dari Monako, yang kemudian diketahui bahwa ia positif corona.

Namun hingga kini belum diketahui dari mana Charles tertular virus tersebut. "Adalah tidak mungkin untuk memastikan dari siapa Pangeran tertular virus karena banyaknya keterlibatan yang dia lakukan dalam peran publiknya selama beberapa minggu terakhir," ujar Clarence House, pengurus kediamaan keluarga kerjaan.

Sedangkan keadaan Ratu Elizabeth yang kini berusia 93 tahun, menurut pernyataan Istana Buckingham, sekarang sedang berada dalam Kastil Windsor dan dalam keadaan baik.



Sejak 19 Maret, Ratu Elizabeth sudah meninggalkan London ke Kastil Windsor bersama suaminya, Pangeran Philip. Namun, saat ditanya lebih detil apakah Ratu dan suaminya sudah dites, istana menolak berkomentar.

Pada awal pekan ini Inggris sudah melakukan penguncian wilayah (lockdown) karena corona. Inggris mencatat kasus positif corona sebanyak 9.529 orang, bertambah 1.452 pada Rabu. Total pasien meninggal 465 atau bertambah 43 orang.

Sedangkan total pasien sehat sebanyak 135 kasus. Menurut data Worldometers diketahui angka kasus positif secara global adalah 468.011.

[Gambas:Video CNBC]





(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading