Chloroquine Bukan Obat Pencegahan Corona, Jangan Diborong!

News - Arif Budianyah, CNBC Indonesia
21 March 2020 16:19
Pemerintah menegaskan bahwa obat Chloroquine bukan obat pencegahan corona tapi justru obat untuk penyembuhan. Foto: Achmad Yurianto (Screenshoot)
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah menegaskan pengadaan obat corona yaitu Avigan dan Chloroquine dalam proses. Khusus obat Chloroquine, pemerintah menegaskan bahwa obat ini bukan obat pencegahan corona tapi justru obat untuk penyembuhan.

Hal ini disampaikan oleh jubir penanganan Corona, Achmad Yurianto, Sabtu (21/3).

"Chloroquine digunakan untuk penyembuhan bukan untuk pencegahan, masyarakat jangan menyimpan, obat ini obat keras, jangan sampai ada persepsi yang salah bahwa obat ini sebagai pencegahan, jangan berbondong-bondong untuk beli," kata Yurianto.

Ia kembali mengingatkan bahwa masyarakat tetap mengikuti strategi pencegahan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah untuk menekan penularan virus corona lebih luas.

"Tetap mengatur jarak saat berinteraksi sosial, di rumah saja yang penting, kurangi frekuensi bertemu dengan yang lain," katanya.

Presiden Jokowi sebelumnya akan mendatangkan dua obat di atas karena obat ini sudah dicoba oleh 1,2,3 negara dan memberikan kesembuhan Pertama obat Avigan. Pemerintah sudah mendatangkan 5.000 dan dalam proses pemesanan 2 juta obat. Kedua, Chloroquine telah siap 3 juta obat.
Artikel Selanjutnya

1,7 Juta Galon Air Masuk Jabodetabek/Hari, Bila Darurat Siap?


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading