Jokowi Kesal Ongkos Logistik RI 'Boros' Sampai Rp 3.560 T

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
18 March 2020 12:21
Jokowi Kesal Ongkos Logistik RI 'Boros' Sampai Rp 3.560 T
Jakarta, CNBC IndonesiaPresiden Joko Widodo (Jokowi) membuka rapat terbatas, dengan topik penataan ekosistem logistik nasional. Rapat dilakukan di Istana Merdeka, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Di depan jajaran menteri melalui video conference, Jokowi memperlihatkan data Logistic Performance Index Indonesia tahun 2018 yang berada di peringkat 46, berada di bawah negara tetangga seperti China, Singapura, bahkan Vietnam.

"Kita masih di bawah Singapura peringkat 7, China 26, Thailand 32, Vietnam 39, Malaysia 41, India di 44. Sekali lagi, negara kita masih di peringkat 46," tegas Jokowi.


Tak hanya itu, Jokowi bahkan menyinggung peringkat Trading Across Border dalam Ease of Doing Business Indonesia yang dalam dua tahun terakhir stagnan di peringkat 116. Jokowi tak habis pikir dengan kondisi tersebut.


"Masalahnya di mana? Saya melihat masalahnya ada di ekosistem logistik nasional kita yang belum efisien. Dari sisi waktu maupun sisi biaya," katanya.

Padahal, kata Jokowi, persoalan ini sudah dibicarakan dalam rapat tertinggi sejak 3-4 tahun terakhir. Namun, Kepala Negara kecewa lantaran biaya logistik di Indonesia masih tinggi dibandingkan 5 negara kawasan lainnya.

"Biaya logistik di Indonesia tertinggi dibandingkan 5 negara ASEAN yang lain. Masih 24% dari PDB atau setara dengan Rp 3.560 triliun rupiah," tegasnya.

"Padahal biaya logistik, biaya transportasi merupakan komponen terbesar dan transportasi yang tidak reliable membuat biaya inventori semakin meningkat," kata Jokowi.

[Gambas:Video CNBC]



(wed/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading