Internasional

Presiden Xi Jinping Diminta Mundur, Ada Apa?

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
18 February 2020 07:49
Presiden Xi Jinping Diminta Mundur, Ada Apa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang aktivis hak asasi manusia di China Xu Zhiyong mengkritik Presiden Xi Jinping. Ia bahkan meminta Presiden itu mundur.

Seperti yang diberitakan oleh Reuters, dalam sebuah artikel yang diterbitkan 4 Februari lalu di situs web yang diblokir di China, Xu meminta Presiden Xi untuk mengundurkan diri.


Menurutnya pemerintah gagal dalam penanganan krisis, mulai dari dari protes anti-pemerintah Hong Kong hingga epidemi corona yang berasal di pusat kota Wuhan.


"Persediaan medis sangat terbatas, rumah sakit penuh sesak dengan orang, dan sejumlah besar dari mereka yang terinfeksi tidak dapat memverifikasi kasus mereka. Anda mengatakan bahwa Anda secara pribadi mengarahkan penyebaran, itu berantakan," tulis Xu sebagaimana dilansir Reuters, Senin (17/2/2020).

"Pak Xi Jinping, tolong beri jalan," tulisnya lagi.

Xu juga mengkritik pembatasan pelaporan media China tentang epidemi yang berpusat di Wuhan. Termasuk langkah penguncian ketat yang diterapkan untuk mengatasi wabah tersebut.




Meski demikian, menurut rekannya yang bernama Hua Ze, Xu Zhiyong telah ditangkap akibat seruannya ini. Ia ditangkap polisi Beijing dengan bantuan polisi di Guangzhou.

Ze mengatakan jika Xu sebelumnya sudah melarikan diri sejak Desember setelah pertemuan di kota Xiamen Selatan yang berfokus pada diskusi tentang hak asasi manusia di China. Empat aktivis lain yang menghadiri pertemuan itu juga sudah ditangkap sebelumnya.

Dengan gerakan tersebut, Xu dijatuhi hukuman empat tahun penjara karena bekerja dengan kelompok itu pada tahun 2014.

Sejauh ini, korban tewas dari epidemi virus corona baru di China melonjak melewati 1.800 kasus pada hari Selasa, 18 Februari setelah 93 orang meninggal di provinsi Hubei, pusat penyebaran yang paling parah dari wabah tersebut. Setidaknya kini kasus virus corona sudah menjangkit sebanyak 72.300 orang di seluruh negeri.

Xi sendiri dalam sejumlah pemberitaan Xinhua mengatakan pada sejumlah kepala negara lain, bahwa dirinya akan semaksimal mungkin melawan rakyat. Bahkan ia menyebut perlawanan China terhadap corona adalah "people war".

Ia pun yakin pemerintah bisa meminimalisir dampak corona, baik ke ekonomi maupun sosial di China. Sebelumnya, tingkat inflasi China pada Januari 2020 melonjak tinggi, bukan cuma karena babi yang mahal tapi juga karena corona.


[Gambas:Video CNBC]





(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading