Pangeran Arab sampai Tony Blair Masuk Tim Pemindahan Ibu Kota

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
16 January 2020 09:36
Pangeran Arab sampai Tony Blair Masuk Tim Pemindahan Ibu Kota
Jakarta, CNBC Indonesia - Tiga figur asing dipercaya pemerintah Indonesia untuk menjadi Dewan Pengarah pembangunan Ibu Kota baru. Ketiganya, bahkan sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketiga orang tersebut adalah Putra Mahkota Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed, CEO SoftBank Corp Masayoshi Son, dan eks Perdana Menteri Inggris periode 1997 - 2007 Tony Blair.

"Tentu dewan pengarah ini tidak hanya mereka, tapi juga ada sebagian dari dalam negeri, termasuk menteri-menteri itu sendiri," kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, dikutip Rabu (16/1/2020).

Suharso mengemukakan, keterlibatan tiga figur asing itu merupakan bentuk internasionalisasi dari rencana pemindahan Ibu Kota. Keberadaan figur asing terpercaya, diharapkan bisa menarik investor kelas kakap.


"Maksudnya adalah sosialisasi secara internasional sehingga bisa menundang para investor untuk ikut berperan dalam pembangunan ibu kota baru," kata Suharso.

Persahabatan Jokowi dan Sheikh Mohammed bin Zayed sudah berlangsung cukup lama, yakni saat sang pangeran mengunjungi Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Juli 2019 lalu.

Pemerintah memastikan ada tiga kerja sama yang diteken dalam pertemuan tersebut.

Pertama, adalah pembangunan fasilitas pengolahan minyak atau kilang proyek revitalisasi (Refinery Development Master Plan/RDMP)di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kedua, kerja sama di pengembangan industri petrokimia dengan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA).

Ketiga, adalah kerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia Maspion di Surabaya, Jawa Timur. Total investasi dari tiga kerja sama tersebut ditaksir mencapai US$ 9 miliar atau sekitar Rp 126 triliun.

Akhir pekan lalu, Jokowi pun membalas kunjungan tersebut ke UEA. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi membawa pulang 16 kerja sama bernilai US$ 22,89 miliar atau setara Rp 314,9 triliun dari Abu Dhabi.

Sementara itu, SoftBann Corp merupakan salah satu investor kelas kakap yang sudah terlebih dahulu menanamkan modalnya di Indonesia. Mulai dari bidang teknologi, maupun bidang pendidikan tinggi.

[Gambas:Video CNBC]


Terbaru, SoftBank Corp menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan modalnya di berbagai proyek prioritas yang dikedepankan pemerintah Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Komitmen tersebut ditandai saat delegasi SoftBank Corp yang dipimpin oleh Masayoshi Son bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan jajaran menteri di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/1/2020). (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading