Ancaman Banjir Masih Mengintai di DKI, MRT Siapkan Strategi

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
10 January 2020 20:11
Ancaman Banjir Masih Mengintai di DKI, MRT Siapkan Strategi
Jakarta, CNBC Indonesia - PT MRT Jakarta sudah menyiapkan sejumlah langkah mengantisipasi potensi cuaca ekstrem hingga ancaman banjir dalam beberapa waktu ke depan. Sebelumnya, banjir pada Rabu (1/1) menyebabkan sejumlah moda transportasi umum terganggu, seperti KRL dan TransJakarta.

"Kita mitigasi antisipasi karena paling baik. Langkah kita sebisa mungkin protect stasiun kita, apa drainase diperbaiki, seluruh potensi limpahan air kita antisipasi," kata Direktur Utama (Dirut) PT MRT Jakarta William Sabandar di Kementerian BUMN, Jumat (10/1/2020).

Meski sudah punya langkah antisipasi,  William tetap berjaga-jaga jika terjadi gangguan paling terburuk. Langkah tambahan pun sudah disiapkan. "Kalau terjadi kita siapkan sheet protection yang disiapkan di entrance-entrance underground," katanya.




BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) sendiri memprediksi sejumlah wilayah Jabodetabek masih akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sampai 12 Januari 2020. Hal itu tak terlepas dari faktor aktivitas angin monsun Asia.

"Seperti yang telah dirilis BMKG sebelumnya bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi. Hasil analisis dinamika atmosfer menunjukkan aktivitas monsun Asia masih signifikan, gelombang atmosfer (MJO) masih aktif di wilayah Indonesia," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R Prabowo seperti dikutip dari detikcom, Rabu (8/1/2020).

Selain aktivitas angin monsun dan gelombang atmosfer yang masih aktif di wilayah Indonesia, ada faktor pola konvergensi angin yang memanjang dari Banten sebelah utara hingga Nusa Tenggara. Faktor-faktor ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah, termasuk Jabodetabek.



[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading