Siap-Siap! 'Banjir' Kenaikan Tarif Tol Berlaku Awal 2020

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
03 January 2020 17:34
Penundaan kenaikan tarif sejumlah ruas tol di 2019 berdampak pada pergeserakan waktu penyesuaian tarif pada 2020.
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah ruas tol dijadwalkan naik pada awal tahun 2020 ini berdasarkan siklus dua tahunan. Namun, pada 2020 ruas-ruas tol yang akan naik akan makin bertambah karena pada 2019 seharusnya ada ruas-ruas tol yang mengalami kenaikan tapi tertunda dan akan berlaku pada tahun ini.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono tidak menyebut rincian sisa tol yang belum mengalami kenaikan tarif sesuai jadwal tahun 2019. Kendati begitu dia bilang ada banyak jumlahnya.

"Ada beberapa, banyak," ujarnya ketika ditemui di kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jumat (3/1/20).




Berdasarkan catatan CNBC Indonesia, baru 6 ruas yang sudah mengalami penyesuaian tarif pada 2019. Ditambah dengan 2 tol yang mengalami penyesuaian pada 3 Januari 2020, maka selengkapnya yakni:

1. Tol Prof Sedyatmo (Tol Bandara Soetta)
2. Tol Makassar Seksi IV.
3. Tol Jagorawi
4. Tol Mojokerto-Kertosono
5. Tol Jakarta-Tangerang
6. Tol Tangerang-Merak (Cikupa-Merak)
7. Tol Cipali (berlaku per 3 Januari 2020)
8. Tol Surabaya-Mojokerto (berlaku per 3 Januari 2020)

Adapun yang dijadwalkan penyesuaian pada 2019 namun belum terealisasi adalah sebagai berikut:

1. Gempol - Pandaan
2. Jalan Tol Dalam Kota Jakarta
3. Bali Mandara
4. Surabaya - Gempol
5. Palimanan - Plumbon - Kanci
6. Belawan - Medan - Tj Morawa
7. Serpong - Pondok Aren
8. Ujung Pandang Tahap I dan II
9. Padalarang - Cileunyi
10. Cikampek - Purwakarta - Padalarang

Basuki menyebut, tol-tol yang dijadwalkan naik pada 2019 namun belum terealisasi, akan dilaksanakan pada awal 2020 ini. Kendati begitu, sampai saat ini dia mengaku belum ada badan usaha jalan tol (BUJT) yang mengajukan usulan penyesuaian.

"Nanti kita sesuaikan jadwalnya. Mungkin Januari [realisasi penyesuaian tol yang belum disesuaikan di 2019]," imbuh Basuki.

Selain ruas tersebut, ada sederet ruas yang berdasarkan siklus dua tahunan dijadwalkan naik pada 2020. Tol-tol ini terakhir kali mengalami kenaikan tarif pada 2018 lalu.

Berikut tol yang tarifnya naik pada 2018 berdasarkan data Kementerian PUPR yang dikutip CNBC Indonesia:

1. Cinere-Jagorawi seksi I (SS Jagorawi-SS Raya Bogor
2. Semarang-Solo seksi I (Semarang-Ungaran) dan seksi II (Ungaran-Bawen)
3. JORR W1 (Kebon Jeruk-Penjaringan)
4. Bogor Ring Road seksi I dan IIa (Sentul Selatan-Kedung Badak
5. SS Waru - Bandara Juanda
6. Jakarta-Cikampek
7. Surabaya-Gresik

Sementara itu, ada banyak tol yang baru beroperasi sejak tahun 2018, juga berpotensi mengalami penyesuaian tarif pada 2020 ini. Berikut tol yang mulai beroperasi pada 2018:

1. Solo-Ngawi
2. Ngawi-Kertosono
3. Bakauheni-Terbanggi Besar
4. Bogor Ring Road Seksi B (Kedung Badak-Yasmin)
5. Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi seksi I dan SS Kemiri
6. Gempol-Pasuruan seksi II (Rembang-Pasuruan)
7. Palembang-Indralaya seksi II dan III
8. Depok-Antasari seksi I (Antasari-Brigif)
9. Pejagan-Pemalang seksi 3 dan 4
10. Pemalang-Batang Segmen Sewaka-SS Pemalang
11. Solo-Ngawi Segmen SS Sragen-Ngawi
12. Ciawi-Sukabumi seksi 1 (Ciawi-Cigombong)
13. Pemalang-Batang seksi 1 dan 2 (SS Pemalang-Batang)
14. Semarang-Solo seksi 4 dan 5 (Salatiga-Kartasura)
15. Batang-Semarang seksi 1-5
16. Ngawi-Kertosono segmen Wilangan-Kertosono
17. Kertosono-Mojokerto seksi 4
18. Relokasi Porong-Gempol (Porong-Kejapanan)
19. Gempol-Pasuruan seksi 3 (Pasuruan-Grati)
20. Bakauheni-Terbanggi Besar (ss Bakauheni-SS Pematang-SS Kota Baru-SS Terbanggi Besar)
21. Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi seksi VII

[Gambas:Video CNBC]


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading