Naik Helikopter, Hari Ini Jokowi Tinjau PLTA Kayan Hydro

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
19 December 2019 08:20
Jokowi bersama sejumlah jajaran Kabinet Indonesia Maju akan kembali melanjutkan kunjungan kerja.
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah jajaran Kabinet Indonesia Maju akan kembali melanjutkan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (19/12/2019).

Sebelumnya, Jokowi telah meninjau lokasi Ibu Kota Negara di di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam, Kalimantan Timur. Kali ini, Jokowi akan meninjau sejumlah titik di wilayah Kalimantan Utara.

Jokowi diagendakan untuk terbang menuju Bandara Yuvai Semaring, Kabupaten Nunukan dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU. Sebelum lepas landas, Jokowi akan melihat maket.

Foto: Sebagian lahan ibu kota baru di kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam. (CNBC Indonesia/Chandra Gian Asmara)

Tiba di Kabupaten Nunukan, Jokowi dijadwalkan untuk meninjau proyek pembangunan perbatasan dan kemudian langsung menuju Bandara Malinau Robert Atty Bessing, Kabupaten Malinau.


Di sini, Kepala Negara diagendakan untuk meninjau potensi hydro power melalui udara dengan menggunakan helikopter, seperti dikutip melalui keterangan tertulis Sekretariat Kepresidenan.

Titik yang akan dilalui Jokowi dengan menggunakan helikopter ini adalah lokasi infrastruktur penunjang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan Hydro Energy. Mulai dari kantor, mess, warehouse dan jalan.

Pembangunan PLTA Sungai Kayan ditandai dengan kontrak kerja sama antara PT Kayan Hydro Energy dan Powerchina International Group yang diteken pada tahun lalu.

PLTA Sungai Kayan yang dibangun di atas lahan seluas 12.000 hektare itu diproyeksikan menghasilkan kapasitas listrik sebesar 9.000 megawatt dari lima bendungan yang dibangun secara bertahap.

Bendungan pertama diproyeksi dapat menghasilkan 900 MW. Selanjutnya, pembangunan akan dilakukan pada bendungan kedua berkapasitas 1.200 MW, bendungan ketiga dan keempat yang masing-masing 1.800 MW dan bendungan kelima 3.200 MW.

"Kedatangan beliau menjadi support bagi pemerintah provinsi dan masyarakat pada umumnya. Untuk perizinan sudah hampir tuntas, sekitar 90%," kata Direktur Operasional Kayan Hyrdo Energy Khaerony, dalam keterangannya.

Nantinya, PLTA Kayan Hydro Energy ini tidak hanya bisa menjamin listrik di Kalimantan Utara saja, melainkan juga pembangunan ibu kota negara baru di Penajam Paser Utara.





(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading