Pak Jokowi, RI Sebenarnya Sudah tak Impor Avtur Lagi Lho...

News - Gustidha Budiartie, CNBC Indonesia
17 December 2019 15:13
Jokowi marah soal impor avtur, padahal sejak Mei kemarin Indonesia sudah tak impor avtur lagi.
Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali marah-marah soal impor bahan bakar yang membengkak. Ia menyinggung soal avtur salah satunya.

"Tidak benar ini, avtur masih impor. Padahal CPO bisa dipindah jadi avtur, kok kita senang impor ya karena ada yang hobinya impor. Karena apa, untungnya gede!" ujar Jokowi di pembukaan Musrenbangnas RPJMN 2020-2024 di kompleks Istana Kepresidenan, kemarin.

Entah siapa yang memberi tahu Jokowi soal ini. Tapi perlu diketahui bahwa sebenarnya Indonesia sudah setop impor avtur sejak beberapa bulan lalu. Tepatnya mulai Mei 2019, di mana PT Pertamina (Persero) klaim sudah setop impor avtur dan solar.


Penghentian impor ini karena ada optimalisasi di 2 kilang Pertamina yakni Plaju dan Cilacap. Untuk Avtur, bahkan Pertamina mengaku sudah ekspor.

"Dan avtur sudah ekspor kalau dihitung Rp 12,7 triliun, jadi kontribusi yang kita berikan untuk meringankan CAD 2019 sudah mulai terlihat," kata Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, pekan lalu.



[Gambas:Video CNBC]



Untuk solar juga sukses ditekan impornya, dengan adanya program B20 yang membuat negara bisa hemat hingga Rp 37 triliun.

Selain impor avtur dan solar yang disetop, impor minyak mentah atau crude oil juga turun signifikan. Ini disebabkan dengan adanya kebijakan pemerintah yang menginstruksikan kontraktor migas asing (KKKS)untuk menjual minyak mereka ke Pertamina.

"Sebelumnya crude yang kita beli dari KKKS 12,3 ribu barel per hari jadi 130 ribu barel per hari, jadi ada kenaikan 110 ribu barel sehari," ujar Nicke saat dijumpai di Kementerian BUMN, Kamis pekan lalu.

Berkat kebijakan yang didukung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini, Pertamina mengklaim setahun bisa menghemat devisa negara sampai Rp 43 triliun.


(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading