Bukan Januari, Program Prakerja Jokowi Diluncurkan Agustus

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
10 December 2019 19:42
Bukan Januari, Program Prakerja Jokowi Diluncurkan Agustus
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah akhirnya merampungkan jadwal implementasi kebijakan kartu prakerja. Secara resmi, kartu prakerja baru akan diluncurkan pada Agustus 2020 mendatang. Sempat ada rencana program ini dimulai awal 2020.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa dalam jadwal tersebut, langkah pertama yang dilakukan pemerintah adalah menerbitkan peraturan presiden (Perpres). Airlangga menyebut, Perpres itu terbit pada Desember 2019 ini.

"Januari kami siapkan PMO (Project Management Office) dan Februari kami harap sudah ada penjelasan ke publik melalui website," beber politisi Partai Golkar itu.


Mantan Menteri Perindustrian ini lantas melanjutkan, pada Maret atau awal April akan dilakukan uji publik di 2 kota besar. Jakarta dan Bandung dipilih sebagai pilot project pemberlakuan kartu prakerja.




"Sehingga April sampai Agustus 2020 adalah perluasan implementasi di berbagai kota dan launching Agustus," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Airlangga kembali menjelaskan bahwa kartu prakerja disiapkan bagi para pencari kerja, pekerja yang diberhentikan bekerja, atau yang akan pindah kerja. Kartu ini disiapkan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang sudah berusia 18 tahun ke atas, dan sedang tak bersekolah.

Syarat mendapat kartu ini adalah tidak sedang menempuh pendidikan formal. Dikatakan, program ini didorong untuk memprioritaskan pekerja migran Indonesia.

"Fokusnya adalah pemerintah siapkan dana untuk melakukan pelatihan. Nah pelatihan ini baik dari sumber pelatihan di dalam negeri di mana kami sudah siapkan beberapa pelatihan termasuk di dalamnya lembaga-lembaga yang sudah ada, dimiliki pemerintah atau swasta," tandasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar Rapat Terbatas di Kantor Presiden dengan pembahasan Implementasi Program Siap Kerja dan Perlindungan Sosial.

Dalam pidato pengantar Rapat tersebut, Jokowi mengatakan implementasi kartu pra kerja harus dijelaskan lebih jauh.

"Terkait implementasi kartu pra kerja saya ingin tegaskan lagi bahwa program ini bukan menggaji pengangguran. Sekali lagi bukan menggaji pengangguran. Ini penting saya sampaikan karena muncul narasi seolah olah pemerintah akan menggaji pengangguran. Tidak. Itu keliru,"

Menurut Jokowi, kartu pra kerja merupakan bantuan biaya pelatihan vokasi untuk para pencari kerja. Yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang dalam pendidikan formal.

"Jadi tujuan kartu pra kerja ini ada dua. Mempersiapkan angkatan kerja dan terserap atau menjadi entrepreneur," kata Jokowi.

[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading