Serius Mau Beri 'Gaji' untuk Pengangguran, Ini Fokus Jokowi

News - Muhammad Choirul, CNBC Indonesia
12 November 2019 13:38
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat khusus yang membahas mengenai program kartu pra kerja. Ini merupakan tindak lanjut dari rapat-rapat sebelumnya.

"Fokus kita ada dua, yang pertama bagaimana mempersiapkan angkatan kerja baru agar bisa terserap dengan kebutuhan dunia kerja. Bahkan kalau bisa menciptakan lapangan kerja baru sebagai enterpreneur," kata Jokowi di Istana, Selasa (12/11/2019).

Adapun yang kedua, sambung Jokowi yakni peningkatan ketrampilan angkatan kerja eksisting yang semakin produktif dan memiliki daya saing.


"Supaya menjadi catatan kita semuanya, 58% tenaga kerja kita lulusan SMP ke bawah. Karena itu reformasi harus kita mulai dari hulunya, yaitu pembenahan pada sistem pendidikan dan pelatihan vokasi. Itu urusannya Mendikbud," tutur Jokowi.

"Yang kita harapkan juga disambungkan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri."

Menurut Jokowi lebih jauh, terkait reformasi sistem pelatihan vokasi, ia meminta kartu pra kerja ini bisa segera bisa diimplementasikan tahun depan.

Sehingga para pemilik kartu pra kerja bisa memilih langsung pelatihan atau kursus yang diminati melalui platform digital yang disiapkan.

"Mereka boleh memilih pelatihan yang diminati mulai dari misalnya barista kopi, animasi, desain grafis, bahasa Inggris, komputer, teknisi, programing, koding."

BUMN Diminta Ikut Bereskan
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading