Anies: Selama ini DKI Bangun Jalan untuk Roda, Bukan Kaki

News - Redaksi, CNBC Indonesia
12 November 2019 10:51
Hal itu dikatakan Kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/11/2019).
Jakarta, CNN IndonesiaGubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Anies Rasyid Baswedan memberikan tanggapan perihal anggapan bahwa pembangunan trotoar di ibu kota telah membuat jalanan menjadi lebih macet.

Kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/11/2019), Anies mengatakan Jakarta merupakan salah satu kota dengan pejalan kaki terendah di dunia.

"Kenapa? Ya karena bukan hanya masyarakatnya yang tidak berjalan kaki, pemerintahnya pun, kami membangun jalan untuk roda. Kita tidak membangun jalan untuk kaki. Nah, sekarang kita bangun jalan untuk kaki, supaya warga lebih banyak berjalan kaki," katanya dilansir CNN Indonesia, Selasa (2/11/2019).


Menurut Anies, kota-kota besar di luar negeri selalu menyediakan fasilitas untuk para pejalan kaki. Dengan pelebaran trotoar yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Anies berharap menumbuhkan keinginan masyarakat untuk berjalan kaki.

Di tempat yang sama, eks mendikbud itu menampik kalau lebih memprioritaskan pembangunan trotoar ketimbang penanggulangan banjir. Menurut Anies, keduanya tetap dikerjakan sejalan.

"Enggaklah. Ini soal pemberitaan saja. Kalau dikerjakan sih, semuanya dikerjakan. Tidak semua yang kita kerjakan itu terberitakan, tapi kita siapkan semuanya," ujar Anies menjelaskan.



"Bahkan tadi pagi secara khusus kita tunjukkan apa yang kita kerjakan di Waduk Pluit, misalnya. Jadi pengerukan-pengerukan jalan terus di waduk-waduk kita dan sungai-sungai. Semuanya kita lakukan," lanjutnya.

Tahun ini, Pemprov DKI Jakarta mengajukan anggaran sekitar Rp 1,2 triliun untuk pembangunan trotoar di Jakarta. Tak hanya pembangunan, anggaran itu juga ditujukan untuk pembangunan fasilitas di sepanjang trotoar.
Beberapa waktu lalu, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Pandapotan Sinaga mengkritik pembangunan trotoar yang telah memicu kemacetan di mana-mana.

"Kemarin terlalu banyak orang telepon saya kok pembangunan trotoar makan jalan. Sementara, untuk kemacetan, sehingga pemilik mobil telepon ramai tidak bayar pajak karena mereka harapkan dengan bayar pajak itu jalan jangan macet," kata Pandapotan dilansir detik.com.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading