Internasional

Jokowi Jilid II, Jurnalis Asing Soroti Korupsi & Demokrasi RI

News - Sefti Oktarianisa, CNBC Indonesia
21 October 2019 06:19
Korupsi dan Demokrasi jadi sorotan
Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin resmi dilantik untuk periode 2019-2024, Minggu (20/10/2019). Bukan hanya menjadi sorotan lokal, hal ini juga menjadi sorotan sejumlah media internasional.

Dalam artikel opini yang berjudul "Indonesia's "Jokowi needs to boost fight against corruption, not hinder it" di Nikkei Asian Review, seorang jurnalis Willian Pesek menuliskan bahwa Jokowi perlu untuk meningkatkan kinerja di sektor pemberantasan korupsi.




Selama lima tahun kepemimpinannya, dikatakan Pesek, Jokowi telah melakukan sejumlah reformasi penting antara lain pembangunan infrastruktur dan tax amnesty.
Namun sayangnya, pemberantasan korupsi masih menjadi pekerjaan rumah untuk sang Presiden.

Apalagi dengan munculnya UU KPK yang dinilai melemahkan lembaga anti rasuah itu. Ia menilai melindungi kemandirian KPK adalah kunci dalam pemerintahan Jokowi ke depan.

Hal senada juga terlihat dalam kolom opini lain di media Hong Kong South China Morning Post. Dalam tulisan opininya Michael Vatikiotis, seorang jurnalis, mengatakan demokrasi di Indonesia menjadi kunci penting pemerintahan Jokowi 5 tahun ke depan.



Apalagi, ujar dia, banyak pendukung Jokowi memilih pemerintahannya karena merasa pemerintahan akan lebih terbuka, adil dan bertanggung jawab. "Sekarang banyak yang bertanya-tanya apakah demokrasi negara itu aman di tangannya" tulis Vatikiotis.

Sejumlah hal menjadi poin penting dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Mulai dari masalah soal KPK, penyelesaian Papua, apa yang ia sebut meningkatnya lobi kekuatan Islam konservatif.

[Gambas:Video CNBC]




(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading