Kinerja Ciamik, 2 Menteri Ini Bertahan di Kabinet Jokowi?

News - Herdaru Purnomo, CNBC Indonesia
14 October 2019 10:56
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyelesaikan susunan kabinet menteri di periode keduanya.
Luhut Binsar Pandjaitan

"Pak Luhut itu pembantu Presiden yang kerap pasang badan. Sekali eksekusi beres. Walaupun nggak nyambung sebagai Menko Maritim dan banyak musuhnya. Tapi kinerjanya banyak membawa investor masuk dan sebagai Ketua Panitia Nasional Penyelenggara Pertemuan Tahunan IMF-World Bank patut diacungi jempol," kata salah seorang pejabat yang ada di kalangan istana kepada CNBC Indonesia.
Berdasarkan rangkuman pemberitaan CNBC Indonesia sendiri, Menko Luhut tercatat beberapa kali menyebut beberapa investor asing. Terakhir dari Uni Emirat Arab.

Investasi yang bakal diteken oleh UEA di Indonesia pertama yakni investasi lahan pertanian di Kalimantan Tengah seluas 100 hektare (Ha). Ia mengatakan, pada Sabtu (12/10/ 2019), UEA akan mengirim timnya untuk menindaklanjuti kesepakatan tersebut.


"Mengenai pertanian di mana mereka masuk 100.000 ha, timnya akan kemari, besok sudah datang, jadi betul-betul semua cepat. Jadi besok tim pertanian mereka akan melihat kedua kali lahan yang ada di Kalimantan Tengah. Mereka sudah melakukan riset pohon apa yang bisa ditanam di sana," terang dia.

Kerja sama berikutnya yakni soal pertahanan. Rencananya pada 23 Oktober 2019 nanti, pihak UEA akan menyelesaikan transaksi pembelian kapal pendarat tank (LST) dari Indonesia.

UEA juga akan berinvestasi dengan membangun Masjid Raya Solo yang akan mereplika Grand Mosque di Abu Dhabi. Dalam proyek ini, Pertamina juga akan memberikan dana hibah ke Pemda Solo untuk menunjang pembangunannya.

Sebelumnya, Menko Luhut juga menyebut investor asal Amerika Serikat (AS) berminat untuk berinvestasi di Pulau Komodo.

Ia mengaku sudah bertemu dengan beberapa investor yang berminat pada saat ia berkunjung ke Washington, AS beberapa waktu lalu. Luhut ingin pengelolaan Pulau Komodo seperti pengembangan wisata alam di Afrika.

Tak hanya itu, Hyundai Motors hingga investor lain dari China juga disebut bakal masuk. Yang sudah terealisasi pun, seperti pabrik nikel untuk baterai dari China sudah menancapkan ground breaking-nya.

Masih berdasarkan sumber yang sama di awal sub artikel ini, Luhut masih akan mendapatkan tempat di kabinet periode II. Atas kinerja Luhut yang dinilai 'bisa jualan' ini. Nomenklatur Kemenko Maritim pun berubah.

Kemenko bidang Maritim akan menjadi Kemenko Bidang Maritim dan Investasi. Nantinya seluruh investasi akan terpusat di bawah kendali Menko Maritim dan Investasi," ungkap sumber tersebut.

Perombakan kabinet dan pemilihan menteri menjadi hak prerogatif seorang Presiden. Menarik untuk disimak susunan kabinet Jokowi-Ma'ruf.

(wed)
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading