Di Indonesia Festival, BNI Ajak UMKM Tembus Pasar Korea

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
20 September 2019 18:16
Di Indonesia Festival, BNI Ajak UMKM Tembus Pasar Korea
Jakarta, CNBC Indonesia- Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berpeluang menembus pasar Korea Selatan. Untuk itu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengajak lima UMKM binaannya mengikuti Indonesia Festival di Seoul, Korea Selatan.

Kelima UMKM ini akan memamerkan produk-produk terbaiknya di festival yang diselenggarkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Korea di Seoul pada 20 - 22 September 2019.

"Para pengusaha ini berkesempatan membawa produk-produk asli Indonesia untuk diperkenalkan baik pada masyarakat Korea maupun Warga Negara Indonesia yang ada di Korea," ujar GM BNI Cabang Seoul Anisfu dalam siaran resminya (20/09/2019).



Kelima UMKM binaan BNI yang bergabung dalam Indonesia Festival tersebut, antara lain UKM kerajinan unggulan dari Rumah Kreatif BUMN (RKB) yaitu Semoetketjil dari Sleman, yang memamerkan aneka aksesoris wanita.

Anakkayu dari RKB BNI Banjarbaru yang memproduksi olahan kayu dan anyaman khas Kalimantan. Kemudian, Akalpa dari RKB BNI Sleman yang membuat produk kacamata dan jam tangan dari kayum dan aneka produk kulit khas Yogyakarta.

Bukan hanya sektor Kerajinan, BNI juga mengajak pengusaha dari sektor makanan. Pertama, UKM Randang Hj Fatimah dari RKB BNI Padang yang menyajikan aneka Rendang. Selain itu, ada juga Kartika Mete dari RKB BNI Wonogiri yang memproduksi beragam snack dari kacang mete.

"Kelima UKM ini pun turut mendukung program BNI GoGreen dengan memakai pembungkus kemasan serta tas ramah lingkungan yang merupakan produk daur ulang," katanya.


PMI Gemar Menabung
Ajang pameran ini juga dimanfaatkan BNI untuk peduli terhadap pekerja migran Indonesia (PMI) yang melanjutkan pendidikan mereka di Universitas Terbuka (UT). BNI memberikan beasiswa bagi PMI untuk tetap melanjutkan pendidikannya dan menjadi agen-agen Laku Pandai BNI di 10 kota yang ada di negeri ginseng tersebut.

BNI juga mengusung misi percepatan program inklusi keuangan kepada Diaspora Indonesia, terutama PMI. Misi utama yang ingin ditanamkan adalah bagaimana ketika PMI kembali ke Indonesia tetap memiliki tabungan yang cukup sebagai modal, dan dengan bekal pengalaman yang dimiliki dapat bekerja secara mandiri bahkan menciptakan lapangan kerja bagi yang lain.

Untuk itu, BNI menyiapkan booth khusus yang melayani pembukaan rekening Rupiah bagi Diaspora Indonesia yang ada di Korea. Saat ini terdapat lebih dari 40,000 Warga Negara Indonesia bekerja di Korea Selatan dan memiliki pendapatan yang cukup signifikan. Penghasilan PMI Korea Selatan cukup tinggi, yaitu sekitar KRW 1,6 juta.

Foto: BNI mengajak lima UMKM binaannya untuk memamerkan produk-produk terbaik mereka dalam acara Indonesia Festival yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Korea di Seoul pada 20 – 22 September 2019. (Dok. BNI)

Selain itu, pada saat Upacara Penyerahan Ijazah Sarjana Mahasiswa UT Korea pada Indonesia Festival, BNI juga memberikan beasiswa dan pembinaan Agen Laku Pandai (Agen 46) bagi 5 mahasiswa UT berprestasi di Korea.

Untuk para mahasiswa UT yang berprestasi, diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dari BNI Seoul dalam mempromosikan produk-produk BNI kepada mahasiswa UT dan PMI lainnya.

Pasalnya, sebagian besar Mahasiswa UT Korea merupakan PMI yang menyisihkan waktu dan tenaga di sela jam kerjanya yang padat.

Saat ini, BNI Seoul telah memiliki skema kerjasama Agen Laku Pandai dengan para mahasiswa Indonesia atau yang disebut dengan tenaga internship. Tenaga internship tersebut bertugas mempromosikan produk-produk BNI Seoul terutama remittance dan tabungan kepada rekan-rekan PMI.

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading