Mau Seperti Leonardo DiCaprio Bantu Hutan Amazon? Ini Caranya

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
01 September 2019 18:00
Kebakaran hutan hujan Amazon di Brasil telah menimbulkan kekhawatiran masyarakat dunia.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kebakaran hutan hujan Amazon di Brasil telah menimbulkan kekhawatiran masyarakat dunia. Sebab, hutan hujan Amazon menghasilkan lebih dari dari 20% oksigen untuk seluruh dunia.

Sebab itu, kebakaran hutan yang terjadi di negeri latin itu tidak hanya menjadi masalah bagi Brazil, namun juga bagi dunia. Hutan hujan atau biasa disebut hutan hujan tropis adalah bioma berupa hutan yang selalu basah atau lembap.

Berdasarkan laporan National Institute for Space Research yang dikutip CNBC Make It, sejak Januari 2019 sudah lebih dari 70.000 kebakaran terjadi di Amazon. Angka itu naik 84% dari tahun 2018.


Keadaan ini diperkirakan bisa terus memburuk. Sebab, World Resources Institute menyebut kebakaran yang mengerikan ini barulah permulaan, mengingat 62% kebakaran hutan Brasil secara tradisional terjadi pada bulan September hingga akhir tahun.

Untuk mencegah situasi yang lebih buruk, berbagai pihak mulai dari pejabat, bintang film, musisi, hingga model dunia telah menyumbang untuk membantu menangani kebakaran. Salah satu pejabat dunia yang menggalang dana untuk Amazon adalah Presiden Prancis Emmanuel Macron. Ia menggalang sekitar US$ 22 juta atau setara dengan Rp 310 miliar (asumsi kurs Rp 14.100/US$) dana pada KTT G-7 baru-baru ini.


Dari kalangan bintang film, aktor dan aktivis lingkungan Leonardo DiCaprio telah menjanjikan US$ 5 juta atau Rp 71 miliar untuk membantu mengatasi kebakaran. Sementara rapper Lil Nas X dan supermodel Cara Delevingne terus menghimbau masyarakat dunia untuk peduli melalui media sosial mereka.

Jika Anda ingin bergabung dan membantu memadamkan api di hutan Amazon, berikut daftar beberapa lembaga pemerhati lingkungan yang bisa dihubungi untuk mengirimkan sumbangan. Lembaga-lembaga ini akan membantu menyalurkan dana yang Anda kirimkan.


Rainforest Alliance

Selain mengurusi perusahaan dan produsen agar melakukan bisnis yang berkelanjutan, Rainforest Alliance juga bekerjasama dengan masyarakat untuk melestarikan hutan dan mendukung mata pencaharian yang berkelanjutan.

Awal bulan ini Rainforest Alliance mengumumkan bahwa mereka akan mengalihkan 100% donasinya ke organisasi yang berupaya melindungi Amazon dan membela hak-hak masyarakat adatnya.

Rainforest Action Network
Program Rainforest Action Network (RAN) tidak hanya mengurusi masalah Amazon. Melalui program Protect-an-Acre, kelompok ini telah memberikan lebih dari US$ 1 juta atau Rp 14 miliar dalam bentuk hibah untuk melindungi jutaan hektare hutan di seluruh dunia sejak tahun 1993.

RAN juga telah memantau sebuah wilayah adat di Brazil untuk mencegah kegiatan pembalakan dan penambangan ilegal.



Rainforest Foundation Amerika Serikat (AS)

Amazon di Brazil menjadi rumah bagi ribuan komunitas adat, sehingga kebakaran hutan baru-baru ini tidak hanya mempengaruhi iklim, tapi juga mengancam mereka yang mata pencahariannya bergantung pada hutan hujan.

The Rainforest Foundation adalah salah satu organisasi yang bekerja untuk mendukung komunitas lokal ini. Kelompok ini menerima sumbangan, dan 100% dari sumbangan itu akan digunakan untuk mendukung organisasi adat di Brazil. Organisasi itu berfokus untuk menghentikan deforestasi ilegal dan mengamankan tanah, serta membangun kampanye yang bertujuan memobilisasi tindakan pemerintah.


Amazon Watch

Organisasi ini telah bekerja menyelamatkan hutan dan wilayah adat di Amazon. Kelompok ini telah mendukung upaya masyarakat untuk menghentikan pembangunan bendungan yang telah direncanakan pemerintah.

Amazon Watch terlibat dalam sejumlah peran aktivis di wilayah Amazon, termasuk memberikan pembelaan hukum, mengadakan pertemuan dan lokakarya komunitas, serta memetakan dan memantau inisiatif.

Bantu Padamkan Api Hutan Amazon? Bisa Sumbang ke SiniFoto: Premiere Once Upon A Time in Hollywood (REUTERS/Mario Anzuoni)


Earth Alliance

Earth Alliance adalah proyek pelestarian lingkungan yang didirikan oleh aktor Leonardo DiCaprio pada Juli lalu, bersama dengan Laurene Powell Jobs, dan investor saham Brian Sheth. Pada Minggu lalu, organisasi tersebut membentuk Amazon Forest Fund, di mana DiCaprio menjanjikan untuk menjadi pendonor awal dengan menyumbang US$ 5 juta.

Dana tersebut akan difokuskan untuk mendukung komunitas dan kelompok lokal yang bekerja untuk melindungi Amazon, serta mereka yang terkena dampak kebakaran. Earth Alliance mencatat lima kelompok sejauh ini yang akan menerima dana, termasuk orang-orang Kayapo, Koordinator Organisasi Adat Brasil dari Basin Amazon dan Instituto Socioambiental.


Amazon Conservation Team

Organisasi lain yang bekerja dengan masyarakat adat di lapangan adalah Tim Konservasi Amazon (Amazon Conservation Team) yang berbasis di lapangan. Di Brazil, ACT telah bekerja dengan suku-suku yang berlokasi di sekitar Taman Adat Xingu pada sejumlah inisiatif, termasuk melindungi lingkungan setempat dan membangun pasokan makanan dan air yang berkelanjutan.


World Wildlife Fund for Nature (WWF)

Organisasi konservasi yang terkenal ini mendesak orang untuk tidak hanya memperhatikan, tetapi juga berbelanja dengan cerdas dan mengurangi konsumsi bahan bakar fosil.

WWF juga mendorong orang untuk berbicara, membuat petisi online yang dapat ditandatangani untuk membuat pemerintah Brasil, Bolivia, Kolombia, Peru, Ekuador, Venezuela, Guyana, dan Suriname, melindungi Amazon, memerangi penggundulan hutan, dan mengurangi penyebab kebakaran.

WWF Inggris juga telah membuka portal donasi dengan nama Amazon Emergency Appeal. Donasi akan disisihkan untuk mendukung pelayanan medis lokal, pelatihan dan keamanan petugas pemadam kebakaran, serta kampanye untuk tindakan pemerintah yang lebih baik lagi. Namun perlu dicatat, lembaga ini hanya menerima sumbangan dalam mata uang pound Inggris.

Berbagai Bisnis yang Mendukung Hutan Hujan
Selain menyumbang ke organisasi tertentu, para ahli mendesak orang-orang untuk menggunakan uang mereka untuk mendukung bisnis dan perusahaan yang memiliki tujuan untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan.

Rainforest Alliance memiliki daftar dengan lebih dari 700 perusahaan di dalamnya, termasuk merek-merek terkenal seperti Nespresso, Charmin dan Tom's of Maine, yang disertifikasi organisasi tersebut memenuhi standar lingkungan dan sosial AS yang ketat.

Artikel Selanjutnya

Ini Bukti Bumi di Ujung Tanduk, Hutan Amazon Makin Botak


(sef/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading