Video Eksklusif

Hindari Disrupsi Bisnis, BPR Butuh Transformasi Teknologi

News - CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
20 August 2019 06:45
Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah pesatnya perkembangan financial technology (fintech), industri perbankan khususnya Bank Perkreditan Rakyat (BPR) terus berupaya untuk meraih target pertumbuhan. 

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK, Slamet Edy Purnomo menjelaskan perkembangan BPR saat ini masih baik. Hanya saja terjadi sedikit perlambatan akibat melemahnya ekonomi global. Saat ini pertumbuhan kredit BPR lebih rendah ketimbang tahun sebelumnya. Salah satu penyebabnya ialah support likuiditas dari dana pihak ketiga (DPK) belum mampu mengimbangi rencana pertumbuhan kredit perbankan.

Meskipun demikian permodalan perbankan secara nasional masih cukup besar sehingga potensi pengembangan bisnis masih terbuka luas. Untuk itu, dibutuhkan pengembangan teknologi dan sinergi bank serta mampu melakukan transformasi dari layanan dan tata kelola agar terhindari dari disrupsi bisnis. 

Seperti apa transformasi yang dibutuhkan BPR dalam industri perbankan? Selengkapnya saksikan dialog eksklusif Jurnalis CNBC Indonesia, Monica Chua dengan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK, Slamet Edy Purnomo dalam program Closing Bell, CNBC Indonesia (Senin, 19/08/2019).
Video Lainnya
    spinner loading