Jokowi Bubarkan Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Hari ini, Lalu?

News - Redaksi, CNBC Indonesia
26 July 2019 06:51
Jokowi Bubarkan Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Hari ini, Lalu?
Jakarta, CNBC Indonesia - Tim Kampanye Nasional Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin akan dibubarkan pada hari ini, Jumat (26/7/2019). Pembubaran TKN dinilai wajar lantaran tahapan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden telah usai.

"Tidak ada lagi kerja pemenangan," kata Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Ahmad Rofiq, Kamis (25/7/2019) malam, seperti dilansir detik.com.

Sekjen Perindo itu menambahkan, meskipun bubar, sekjen parpol yang tergabung dalam TKN Jokowi-Ma'ruf sudah memberikan masukan agar dibentuk sekretariat bersama. Tujuannya dalam rangka mengawal jalannya pemerintahan ke depan. Harapannya Jokowi-Ma'ruf dapat menjalankan tugas dengan lancar dan tanpa kendala.


"Ini yang menjadi penting untuk diagendakan. TKN boleh bubar, tapi koalisi partai-partai akan jalan terus," ujar Rofiq.



Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Abdul Kadir Karding mengatakan, pembentukan dilakukan oleh Jokowi-Ma'ruf. Oleh karena itu, yang menyatakan bubar adalah Jokowi.

"Tidak banyak prosedur yang harus dilalui. Cukup dikatakan kita bersepakat untuk selesai masa kerjanya dan dinyatakan tidak lagi ada atau dinyatakan bubar, cukup itu saja," kata politikus PKB itu.

Kendati bubar, Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Jenderal TNI (Purn) Moeldoko membuka kemungkinan lain.

"Koalisi yang terbangun cukup baik, bahkan koalisi itu bisa plus-plus, kan gitu. Jadi bukan hotel saja yang plus-plus," kata Moeldoko di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (25/7). "Ya bisa aja koalisi yang kemarin terbangun lalu ada tambahan lagi, itu namanya plus-plus," lanjutnya.

Jokowi Bubarkan Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Hari ini, Lalu?Foto: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (dok. PDI Perjuanagan)


Sebelum TKN Jokowi-Ma'ruf, koalisi partai politik pengusung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Koalisi Indonesia Adil dan Makmur, lebih duludibubarkan. Demikian pula Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.


Keputusan itu diambil selepas Prabowo menggelar rapat internal bersama pimpinan parpol Koalisi Indonesia Adil dan Makmur untuk menyikapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Oleh karena itu, sejak hari ini beliau menyampaikan terima kasih," ujar Sekretaris Jenderal Partai Gerakan Indonesia Raya Ahmad Muzani dalam keterangan pers di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Jumat (28/6/2019), seperti dilaporkan detik.com.

Muzani menjelaskan, keputusan itu diambil lantaran putusan MK bersifat final dan mengikat. Oleh karena itu, Prabowo menyerahkan kembali mandat ke masing-masing partai.

"Tentu semua partai memiliki pertimbangan dan jalan pikir yang tentu saja tidak bisa kita intervensi satu sama lain. Oleh karena itu beliau menghormati semua dan mempersilakan parpol untuk mengambil keputusan parpolnya masing-masing," kata Muzani.

Lebih lanjut, Muzani menyebut Prabowo berharap komunikasi akan selalu terjalin di antara Gerindra, PAN, PKS, Demokrat, dan Berkarya. Apalagi selama ini hubungan erat sudah terjalin selama masa Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading