Kapan Amman Mineral Akan Melantai di Bursa Efek?

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
18 June 2019 16:23
Amman Mineral buka-bukaan soal kabar akan melantainya perusahaan tambang ini di bursa efek.
Jakarta, CNBC Indonesia- PT Amman Mineral Nusa Tenggara dikabarkan akan melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di pasar modal. Perusahaan tambang emas dan tembaga ini mengincar dana senilai US$ 600 juta (Rp 8,46 triliun, asumsi kurs Rp 14.100/US$) dari aksi korporasi ini. 

Rencana anak usaha dari PT Medco Energi Tbk (MEDC) ini akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) selambatnya pada kuartal terakhir tahun ini. 




Namun, benarkah kabar ini?

Presiden Direktur Amman Mineral Rachmat Makassau menegaskan, saat ini belum ada rencana perusahaan untuk IPO.

"Saat ini tidak ada rencana untuk IPO," tegas Rachmat.

Amman Mineral disebut-sebut akan menjadi salah satu perusahaaan yang akan melantai dengan raihan dana terbesar di tahun ini. Meski demikian, belum ada nilai dan waktu yang pasti untuk pelaksanaan aksi ini.

Perusahaan ini mengoperasikan tambang Batu Hijau seluas 25.000 hektar, konsesi tembaga dan emas yang terletak di Kabupaten Sumbawa Barat, Propinsi Nusa Tenggara. Tambang Batu Hijau adalah tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia.

Perusahaan ini memulai kegiatan produksi dan operasi di tahun 2000 dan telah memproduksi sekitar 3,6 juta ton tembaga serta 8 juta ounces emas, dengan masa tambang dan diikuti dengan pengolahan stockpile jangka panjang.

Disebutkan bahwa perusahaan berencana untuk melakukan ekspansi melalui pengembangan cebakan Elang dan prospek Nangka, yang saat ini sedang dalam tahap kajian.

Fasilitas yang dimiliki Amman Mineral antara lain pabrik pengolahan dengan kapasitas 120.000 ton per hari, pembangkit listrik tenaga batubara 112 MW, pelabuhan dengan terminal kapal feri, layanan udara, dan town site.
(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading