Saran JK: Pertemuan Jokowi-Prabowo Dilakukan Sekarang

News - Redaksi, CNBC Indonesia
11 June 2019 17:57
Saran JK: Pertemuan Jokowi-Prabowo Dilakukan Sekarang
Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla (JK), menilai pertemuan antara Jokowi dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto lebih baik segera dilaksanakan. Demikian disampaikan JK di kantornya, Selasa (11/6/2019).

"Ya kalau (waktu pertemuan), semua sama saja. Kalau mau lebih aman tentu sekarang, tapi juga ada faktor-faktor lain," ujarnya.

Menurut JK, tidak ada hambatan berarti yang membuat Jokowi belum dapat bertemu dengan Prabowo.






"Sebenarnya soal waktu saja. Jadi kan Pak Prabowo dengan baik membawa itu ke MK (Mahkamah Konstitusi). Itu kan suatu solusi demokratis, konstitusional, ya kita menunggu hasil MK itulah," kata Wakil Presiden RI tersebut.

"Saya yakin setelah MK itu memutuskan apapun, kedua belah pihak menerimanya. Nah kalau sudah selesai itu, rekonsiliasi itu akan lebih mudah. Saya yakin akan terjadi rekonsiliasi itu," lanjutnya.

Saran JK: Pertemuan Jokowi-Prabowo Dilakukan SekarangFoto: Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (CNBC Indonesia/Rivi Satrianegara)


Dalam kesempatan itu, JK sempat menyinggung pertemuannya dengan Prabowo. Ia mengaku pembicaraan berjalan berjalan konstruktif.

"Pembicaraannya sebagai kawan. Kita bicara solusi negeri akan datang. Kita bicarakan akan datang. Kita utamakan keadilan ekonomi. Salah satu tujuan Pak Prabowo ialah keadilan ekonomi dan kita sama-sama," ujar JK.




Seperti diketahui, Jokowi-Amin sukses mengumpulkan suara terbanyak dalam Pemilihan Presiden 2019. Pasangan yang diusung Koalisi Indonesia Kerja itu memperoleh 85.607.362 suara sah atau 55,5 %. Sedangkan Prabowo-Sandi meraih 68.650.239 suara sah atau 44,5%.

Lantaran merasa ada kecurangan, Prabowo-Sandi melayangkan gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke MK pada Jumat (24/5/2019) malam. Sidang perdana akan digelar pada Jumat (14/6/2019). Sedangkan putusannya akan diumumkan dua pekan kemudian.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading