Begini Nasib Pejabat Pertamina yang Ikut Prabowo ke Brunei

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
22 May 2019 08:35
Begini Nasib Pejabat Pertamina yang Ikut Prabowo ke Brunei
Jakarta, CNBC Indonesia - Nasib Wedi Kamaludin, pejabat anak usaha PT Pertamina (Persero) yang diketahui ikut rombongan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ke Brunei Darusalam sudah diputuskan. Jabatan Wedi sebagai direktur akhirnya dinonaktifkan untuk dilakukan investigasi.

"Kami sudah non-aktifkan, tapi yang melakukan non-aktifnya itu direksi Pertamina, karena kan itu direksi anak usaha Pertamina," ujar Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno saat dijumpai di Jakarta, Selasa (21/5/2019).


Nama Wedi Kamaludin memang tengah menjadi perbincangan karena keikutsertaannya dalam lawatan calon presiden Prabowo ke Brunei Darussalam yang terungkap melalui dokumen manifes penerbangan.

Wedi menjabat sebagai Direktur Pemasaran PT Pertamina Trans Kontinental, anak usaha dari Pertamina di bidang jasa maritim dan logistik.


Fajar menambahkan, saat ini proses investigasi atas Wedi masih berlangsung. Investigasi itu dilakukan untuk mengetahui apa betul yang bersangkutan melakukan pelanggaran atau tidak. Jika terbukti melanggar, akan diperiksa hal-hal apa saja yang dilanggar oleh yang bersangkutan.


Menurut Fajar, proses penonaktifan Wedi ini sudah dilakukan sejak Senin pekan ini. Dia menegaskan bahwa Kementerian BUMN berprinsip setiap pegawai perusahaan pelat merah tidak boleh ikut berkampanye atau menjadi tim atau menjadi apapun yang terkait dengan kegiatan politik.

"Aturan dari BUMN kan sudah jelas bahwa tidak boleh berpihak, tidak boleh kampanye, atau terlibat jadi tim kampanye, atau jadi apapun," tegas Fajar.

Terkait dengan keikutsertaan Wedi, pihak Pertamina rupanya tidak mengetahui ihwal keikutsertaan salah satu direksi anak usahanya tersebut dalam rombongan Prabowo. Menurut perusahaan, kepergian direksi tersebut atas nama pribadi.

Dilansir dari situs Pertamina Trans Kontinental, disebutkan sebelum menjabat direktur, karier Wedi dimulai pada 2006, dan pernah dipercaya memegang posisi Manajer Industri Bahan Bakar di Wilayah Laut III dan Manajer Pemasaran Penerbangan Kantor Pusat Pertamina sejak 2015. Wedi adalah lulusan Universitas Jayabaya, Jakarta, jurusan ekonomi.

Adapun Pertamina Trans Kontinental adalah perusahaan yang awalnya didirikan pada 9 September 1969 di Jakarta dengan nama PT Pertamina Tongkang. Saat ini kepemilikan saham sebesar 99,998% milik Pertamina dan 0,002% milik PT Pertamina Pedeve Indonesia.

Bisnis utama perusahaan ialah di bidang industri jasa maritim yang berfungsi memberikan dukungan secara total terhadap aktivitas Pertamina, seperti pengadaan distribusi bahan bakar ke semua pelabuhan di seluruh wilayah Indonesia yang tidak dapat terjangkau oleh kapal tanker.


Selain itu, perusahaan ini juga bertugas untuk pengadaan transportasi maritim bagi Pertamina Logistik, dan sebagai General Agent dan Handling Agent bagi kapal-kapal tanker milik Pertamina yang disewakan.


(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading