Sudah Mei, Kapan Pertamina Rilis Laporan Keuangan 2018?

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
02 May 2019 14:35
Sudah Mei, Kapan Pertamina Rilis Laporan Keuangan 2018?
Jakarta, CNBC Indonesia- Sudah memasuki bulan Mei di 2019, tetapi PT Pertamina (Persero) belum juga merilis laporan kinerja dan keuangan perusahaan di tahun lalu.

Padahal, perusahaan sudah rilis setoran dividen dan pajak, dan bahkan BUMN lain sudah merilis laporan kinerja kuartal I 2019 mereka.




Menanggapi hal ini, lagi-lagi Pertamina berdalih bahwa perusahaan masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Pertamina masih menunggu selesai proses audit, segera setelah selesai kami akan sampaikan kepada masyarakat," ujar VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman saat dihubungi CNBC Indonesia, Kamis (2/5/2019).

Lalu, wajarkah rilis yang berlarut-larut memakan waktu lama ini?

Menurut pengamat dari Energy Watch, Mamit Setiawan, menuturkan, jika bicara waktu, memang rilisnya sudah terlalu lama, apalagi melihat BUMN lain sudah masuk ke kinerja Q1. Namun, ia menilai, hal ini merupakan prinsip kehati-hatian Pertamina dalam menyampaikan laporan keuangan mereka sehingga tidak menimbulkan kecurigaan yang lebih dalam lagi.

"Kalau alasannya masih audit dari BPK, ini merupakan hal masih bisa diterima, karena memang pada dasarnya prinsip kehati-hatian dan benar adanya sesuai kaidah-kaidah akutansi," kata Mamit saat dihubungi CNBC Indonesia, Kamis (2/5/2019).

Hal ini, lanjut Mamit, terlepas dari adanya hal lain yang belum diselesaikan oleh perusahaan sehingga mereka belum berani merillis laporan keuangan.

"Kita harapkan agar mereka sesegera mungkin merilisnya, karena ini sudah masuk kuartal II 2019," imbuhnya.

"Karena Pertamina adalah BUMN besar yang memang diaudit oleh banyak auditor bahkan auditor independen," tambah Mamit.

Yang tidak boleh menurut Mamit adalah penundaan rilis karena ada tujuan politik. Misalnya, tanggapan bahwa laporan keuangan Pertamina mengada-ada karena Presiden pernah menyampaikan Pertamina untung Rp 20 triliun, sehingga perusahaan tidak merilis laporan keuangannya karena mereka harus mencari angka setepat mungkin sesuai dengan apa yang disampaikan Presiden Jokowi. 

Tanggapan tersebut, ujar Mamit, harus dipatahkan.

"Jangan sampai juga intervensi pemerintah dapat mengubah hasil audit terhadap laporan keuangan Pertamina," tandas Mamit.

[Gambas:Video CNBC] (gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading