Surat Suara Tercoblos 01, Bagaimana Nasib Pemilu di Malaysia?

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
11 April 2019 15:21
Surat Suara Tercoblos 01, Bagaimana Nasib Pemilu di Malaysia?
Kuala Lumpur, CNBC Indonesia - Kabar mengejutkan datang dari Selangor, Malaysia. Warga Negara Indonesia (WNI) di sana melaporkan temuan berupa surat suara tercoblos, mayoritas nomor urut 01.

Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara ketika dikonfirmasi detikcom, Kamis (11/4/2019), membenarkan hal itu. Ia mengaku mendapatkan informasi sekitar pukul 12.00 waktu setempat.

"Saya langsung mendatangi langsung lokasi yang katanya ada surat suara tercoblos itu," kata Yaza seperti dikutip CNBC Indonesia dari pemberitaan detikcom.





Pemungutan suara di Malaysia baru akan dilakukan pada Minggu (14/4/2019). Sedangkan negara-negara lain telah memulainya pada awal pekan lalu. Yaza yang telah langsung mengecek ke lokasi mengonfirmasi ada surat suara yang tercoblos.

Surat suara, menurut dia, dibungkus dalam kantong-kantong plastik berwarna hitam. Kantong-kantong itu diletakkan di sebuah ruko yang ada di Bangi, Selangor.

"Jadi berdasarkan sampel yang kita ambil, terdapat beberapa surat suara yang sudah dicoblos. Semuanya mayoritas mencoblos 01. Dan ada juga di pileg untuk dari NasDem. Ini sudah kami sampaikan ke Bawaslu," ujar Yaza.

Surat Suara Tercoblos 01, Bagaimana Nasib Pemilu di Malaysia?Foto: Suasana simulasi pemungutan suara di taman Suropati, Jakarta, Rabu 20/4. Acara yang diselenggarakan Panita KPU ini bekerja sama dengan pihak panitia TPS di Taman Suropati. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)


Dikonfirmasi terpisah, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Ilham Saputra memberikan tanggapan terkait pemberitaan itu.

"Kami sedang konfirmasi kejadian persisnya dan bagaimana sebetulnya yang terjadi. Kami sedang konfirmasi ke Pokja PPLN untuk mengecek terlebih dahulu, karena kami baru mengetahui video tersebut," kata Ilham.

"Jadi tunggu konfirmasi KPU, kami harus menunggu informasi dari PPLN apa yang sedang terjadi sebenarnya," lanjutnya.




Di sisi lain, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward Siregar saat dikonfirmasi terpisah mengaku sudah membuat rekomendasi perihal kinerja panitia pemilihan luar negeri (PPLN) yang diragukan.

"Kami akan meminta KPU menghentikan pemungutan suara di seluruh Malaysia," katanya.

"Terbukti PPLN tidak melaksanakan tugas dengan benar. Meminta KPU segera melakukan evaluasi kinerja," sambungnya.

Simak penjelasan terkait sikap investor yang wait and see terhadap hasil pemilu di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading