Setelah AirAsia 'Cerai' dengan Traveloka Cs, What's Next?

News - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
11 April 2019 11:21
Setelah AirAsia 'Cerai' dengan Traveloka Cs, What's Next?
Jakarta, CNBC Indonesia - Putusnya hubungan AirAsia dengan beberapa Online Travel Agent (OTA) beberapa waktu tak membuat AirAsia gentar. Justru, melalui kejadian itu, AirAsia punya mimpi baru.

Direktur Utama PT AirAsia Indonesia Tbk, Dendy Kurniawan mengatakan, pemesanan online melalui situs resmi AirAsia justru menunjukkan adanya kenaikan. Saat ini, jumlah pemesanan tiket melalui situs resmi tersebut mencapai 60%.

"Ini adalah tools yang bagus, kita ingin nantinya tak hanya jual tiket pesawat, kita punya dream," katanya kepada CNBC Indonesia, Kamis (11/4/2019).


Dirinya mengatakan, saat ini AirAsia memiliki 300 destinasi unik yang tidak dimiliki oleh maskapai lain. Dengan AirAsia, bisa saja membeli tiket maskapai lain, yang bisa menjadi penghubung untuk menuju tempat wisata tersebut.

Setelah AirAsia 'Cerai' dengan Traveloka Cs, What's Next?Foto: Dendy Kurniawan (CNBC Indonesia)


"Tak hanya itu, melalui situs juga bisa pesan hotel, sewa mobil, hingga (booking) restoran. Mungkin bahkan bisa menjual tiket pesawat lain," katanya lagi.

Sementara itu, berbicara terkait rute baru, AirAsia berencana membuka rute baru dengan cara membuka Hub ke lima di Lombok. Saat ini sudah ada lima hub AirAsia yaitu Jakarta, Medan, Denpasar dan Surabaya. Hub baru ini diharapkan akan menarik lebih banyak wisatawan asing, seiring program pemerintah yang menggalakkan pariwisata Indonesia.

"Saat ini masih menunggu ijin dari pemerintah," katanya.

Penambahan rute tersebut memang dilakukan untuk mendongkrak pertumbuhan penumpang AirAsia. Tahun ini, AirAsia menargetkan jumlah penumpang mencapai 8 juta orang, naik hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu yang sebesar 5,2 juta.

"Untuk itu kita akan menambah 5 unit pesawat menjadi 29 unit. Pesawat pertama rencananya akan datang akhir bulan ini atau awal bulan depan," tandasnya.






(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading