Tiga Kartu Sakti Jokowi vs Kritikan Prabowo

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
08 April 2019 - 11:52
Tiga Kartu Sakti Jokowi vs Kritikan Prabowo
Jakarta, CNBC Indonesia- Calon Presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin sore ini menghadiri kampanye di alun-alun kota Tangerang dalam acara 'Karnaval Indonesia Satu'.

Dalam pidatonya, Jokowi berjanji akan menerbitkan tiga kartu baru apabila kembali terpilih sebagai presiden pada tanggal 17 April nanti, salah satunya adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.




Apa itu KIP Kuliah? Jokowi menjelaskan, kartu tersebut adalah kartu yang akan diberikan kepada lulusan SMA/SMK yang berasal dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi atau akademi.

"Kami mau keluarkan 3 kartu baru, salah satunya Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk Kuliah. Siapa yang setuju KIP Kuliah?" tanya Jokowi disambut ribuan simpatisannya, Minggu (7/4/2019).

Nantinya, jika terpilih lagi, kartu tersebut akan dikeluarkan tahun depan. Sebab, perlu dilakukan penganggaran terlebih dahulu.

Itu baru satu kartu, lalu apa dua kartu lainnya?

Capres petahana ini pun menuturkan, kartu berikutnya yakni Kartu Pra Kerja.

Melalui kartu ini, jelas Jokowi, nantinya baik lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi yang belum bekerja ataupun terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan diberikan pelatihan kerja agar skill calon pekerja tersebut meningkat.

"Sehingga nanti dia bisa cepat, langsung dapat pekerjaan. Untuk yang belum bekerja juga akan diberikan insentif, honor," ujar Jokowi.

Nah, satu kartu terakhir yang ditawarkan Jokowi jika nanti terpilih kembali yakni Kartu Sembako Murah. Kartu ini menyasar segmen ibu-ibu rumah tangga yang berasal dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarganya.

"Dengan kartu ini, kita akan dapat membeli beras, gula, minyak goreng, dan telur dengan harga yang sudah didiskon. Kenapa? Karena Kartu Sembako Murah ini disubsidi," kata Jokowi.

Jokowi menjanjikan ketiga kartu ini akan dirilis pada tahun depan apabila dia terpilih kembali, mengingat ini merupakan bagian dari program kerja dirinya dan KH Ma'ruf Amin dalam 5 tahun mendatang.

"Terakhir, saya ingin titip pesan, tanggal 17 tinggal 10 hari lagi. Hati-hati, jangan sampai terkena hasutan fitnah, hasutan hoax," tutupnya.

Kritik Prabowo
Soal kartu-kartu ini sebelumnya pernah juga disindir oleh calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, kritikan ini ia lontarkan saat debat capres ke-empat akhir Maret lalu.

Tiga Kartu Sakti Jokowi vs Kritikan Prabowo Foto: Suasana Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di SUGBK. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)


Prabowo mengatakan teknologi informasi merupakan sebuah keharusan. Indonesia sudah punya single identity card dalam bentuk Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

"Satu kartu cukup untuk banyak fungsi. Tidak perlu banyak kartu. Intinya teknologi untuk kesejahteraan rakyat. Kalau tidak buat apa? Boros, tidak bermanfaat," ungkap Prabowo dalam debat keempat pilpres di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019).

Prabowo menambahkan jika terpilih mereka akan memaksimalkan penggunaan teknologi informasi (IT) terutama untuk mencapai transparansi.

"Kita ingin mencapai pemerintahan yang efektif dan bersih dari korupsi," kata Prabowo.

[Gambas:Video CNBC]

(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading