Kata Jokowi Soal Prabowo Sebut Ekonomi Tumbuh 5% 'Ndasmu'
Gustidha Budiartie,
CNBC Indonesia
30 March 2019 19:55
Jakarta, CNBC Indonesia - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, dalam kampanye di area Stadion Pakansari Bogor mengkritik tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang selama ini digadang-gadang masih bagus oleh pemerintah.
"Elite sana bilang ekonomi bagus. Pertumbuhan bagus. Jadi kalau mereka ngomong harus pakai logat asing gitu loh. Pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah 5 persen. Lima persen ndasmu!" kata Prabowo, Jumat (29/3/2019)
Menanggapi hal tersebut Presiden, Joko Widodo (Jokowi), yang juga capres nomor urut 01, justru menegaskan posisi pertumbuhan ekonomi Indonesia dibanding negara lain cukup baik. Di lingkup G-20, Indonesia berada di posisi ketiga untuk pertumbuhan ekonominya.
"Kalau kita lihat di lingkup G-20 ya, negara-negara G-20 kita nomor 3 di dunia, loh. Di G-20 nomor 3 loh, ya," kata Jokowi, saat ditemui seusai makan siang di Restoran Garuda, Jl Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2019) seperti dikutip detikcom.
"Jangan dibandingkan dengan negara-negara (yang tidak sebanding). Yang apple to apple. Di G-20 kita nomor 3. Semuanya turun, tapi kita masih bisa bertahan dan naik sedikit demi sedikit. Saya kira itulah yang kita kerjakan," jelas Jokowi.
Prabowo memang mempertanyakan pertumbuhan ekonomi yang disebut-sebut tumbuh 5%. Menurut Prabowo, harga-harga bahan kebutuhanlah yang tumbuh, bukan ekonomi.
"Kau merasakan nggak, ada pertumbuhan? Yang tumbuh, yang naik apa? Harga-harga. Apa lagi? Utang," ujarnya.
(dru) Add
as a preferred
source on Google
Next Article
Cerita Prabowo Saat Minta Jokowi Tunjuk Amran Jadi Mentan Lagi
"Elite sana bilang ekonomi bagus. Pertumbuhan bagus. Jadi kalau mereka ngomong harus pakai logat asing gitu loh. Pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah 5 persen. Lima persen ndasmu!" kata Prabowo, Jumat (29/3/2019)
Menanggapi hal tersebut Presiden, Joko Widodo (Jokowi), yang juga capres nomor urut 01, justru menegaskan posisi pertumbuhan ekonomi Indonesia dibanding negara lain cukup baik. Di lingkup G-20, Indonesia berada di posisi ketiga untuk pertumbuhan ekonominya.
"Kalau kita lihat di lingkup G-20 ya, negara-negara G-20 kita nomor 3 di dunia, loh. Di G-20 nomor 3 loh, ya," kata Jokowi, saat ditemui seusai makan siang di Restoran Garuda, Jl Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2019) seperti dikutip detikcom.
"Jangan dibandingkan dengan negara-negara (yang tidak sebanding). Yang apple to apple. Di G-20 kita nomor 3. Semuanya turun, tapi kita masih bisa bertahan dan naik sedikit demi sedikit. Saya kira itulah yang kita kerjakan," jelas Jokowi.
Prabowo memang mempertanyakan pertumbuhan ekonomi yang disebut-sebut tumbuh 5%. Menurut Prabowo, harga-harga bahan kebutuhanlah yang tumbuh, bukan ekonomi.
"Kau merasakan nggak, ada pertumbuhan? Yang tumbuh, yang naik apa? Harga-harga. Apa lagi? Utang," ujarnya.
(dru) Add
source on Google