Realisasi Belanja Subsidi Februari 2019 Capai Rp 10 T
Iswari Anggit Pramesti,
CNBC Indonesia
19 March 2019 15:50
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah telah mengeluarkan dana melalui APBN untuk belanja subsidi sebesar Rp 10,72 triliun. Belanja subsidi tersebut merupakan realisasi hingga Februari 2019.
Dengan demikian, belanja subsidi telah mencapai 4,78% dari total target yang sebesar Rp 224,32 triliun.
"Realisasi belanja subsidi sampai dengan Februari 2019 mencapai 4,78% dari pagu APBN tahun 2019," demikian keterangan dalam APBN Kita Maret 2019 seperti dikutip, Selasa (19/3/2019).
Namun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, realisasi belanja subsidi tersebut lebih rendah. Pasalnya, Bulan Februari 2018 realisasi belanja subsidi mencapai 5,73%.
"Kondisi ini disebabkan oleh sebagian besar merupakan pencairan belanja subsidi energi, yaitu subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan subsidi listrik."
Sementara itu, realisasi belanja non kementerian/ lembaga sampai Bulan Februari 2019 mencapai Rp 74,46 triliun atau mencapai 9,56% dari target APBN.
"Realisasi belanja non K/L tersebut lebih tinggi secara nominal dibanding dengan tahun 2018 yang mencapai Rp 72,39 triliun atau 11,92% dari APBN 2018."
Meskipun demikian, jika dilihat dari persentase terhadap APBN, belanja non kementerian/ lembaga mengalami penurunan, karena menurunnya belanja pembayaran imbalan SBSN dalam negeri sehingga pembayaran bunga utang menurun.
(dru)
Next Article
Dinikmati Orang Kaya, Subsidi BBM Harus Diganti BLT?
Dengan demikian, belanja subsidi telah mencapai 4,78% dari total target yang sebesar Rp 224,32 triliun.
"Realisasi belanja subsidi sampai dengan Februari 2019 mencapai 4,78% dari pagu APBN tahun 2019," demikian keterangan dalam APBN Kita Maret 2019 seperti dikutip, Selasa (19/3/2019).
Foto: APBN |
"Kondisi ini disebabkan oleh sebagian besar merupakan pencairan belanja subsidi energi, yaitu subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan subsidi listrik."
Sementara itu, realisasi belanja non kementerian/ lembaga sampai Bulan Februari 2019 mencapai Rp 74,46 triliun atau mencapai 9,56% dari target APBN.
"Realisasi belanja non K/L tersebut lebih tinggi secara nominal dibanding dengan tahun 2018 yang mencapai Rp 72,39 triliun atau 11,92% dari APBN 2018."
Meskipun demikian, jika dilihat dari persentase terhadap APBN, belanja non kementerian/ lembaga mengalami penurunan, karena menurunnya belanja pembayaran imbalan SBSN dalam negeri sehingga pembayaran bunga utang menurun.
(dru)
Foto: APBN