Polisi Tangkap 2 Pembajak Mobil Tangki Pertamina

News - Gustidha Budiartie, CNBC Indonesia
19 March 2019 12:26
Polisi Tangkap 2 Pembajak Mobil Tangki Pertamina
Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi pembajakan dua mobil tangki milik PT Pertamina Patra Niaga yang menghebohkan subuh kemarin, berujung dibekuknya para tersangka oleh aparat polisi pada hari ini, Selasa (19/3/2019).

Dikutip dari Detiknews, pihak kepolisan mengaku telah menangkap para tersangka pada pagi ini.

"Iya pelaku bajak mobil tangki Pertamina sudah ditangkap," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Selasa.


Polisi Tangkap 2 Pembajak Mobil Tangki PertaminaFoto: Petugas memeriksa mobil tanki yang dibajak usai diamankan di Kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Senin (18/3/2019). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)




Polisi berencana merilis kronologi lengkap dan motif para pelaku dalam acara konferensi pers pada pukul 15.00 nanti sore.

Seperti diketahui, dua mobil tangki biosolar Pertamina yang berada di tol Ancol dihadang tiba-tiba pada pukul 05.00 pagi hari Senin. Mobil sebenarnya menuju SPBU di Tangerang.

Dua mobil tersebut berisi biosolar dengan kapasitas penuh, masing-masing sebanyak 32.000 liter. Pertamina sudah melaporkan hal ini pada aparat polisi.

Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Ayulia mengatakan sampai saat ini belum juga diketahui siapa pelaku dan apa motifnya.

"Masih dalam proses investigasi pihak kepolisian, belum diketahui motif dan pelakunya," ujar Ayulia saat dihubungi CNBC Indonesia, Senin (18/3/2019).

Adapun, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati ikut buka suara terkait pembajakan dua mobil tangki BBM. Ia mengatakan, pelakunya bukan pegawai Pertamina.

"Bukan pegawai Pertamina itu, itu kaitannya dengan awak mobil tangki (AMT) yang dulu itu. Pegawai outsourcing dari Patra Niaga dan sudah selesai" jelasnya, Senin.


Saksikan video mengenai pembajakan mobil tangki Pertamina tersebut.

[Gambas:Video CNBC]


(gus/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading