Benarkah Kecelakaan Ethiopian Airlines 11-12 dengan Lion Air?

News - Rehia Indrayanti Beru Sebayang, CNBC Indonesia
18 March 2019 13:04
Benarkah Kecelakaan Ethiopian Airlines 11-12 dengan Lion Air?
Addis Ababa, CNBC Indonesia - Pernyataan Menteri Transportasi Ethiopia Dagmawit Moges di Addis Ababa, Minggu (17/3/2019), menuai polemik. Kepada wartawan, Moges menyampaikan kabar penting perihal kecelakaan Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines yang jatuh pada Minggu (10/3/2019).

Menurut Moges, mengacu kepada data awal yang diambil dari flight data recorder (FDR) kotak hitam pesawat itu, ada indikasi "kesamaan yang terang" dengan kecelakaan yang menimpa pesawat sejenis milik Lion Air, Oktober 2018.

Pernyataan Moges tak ayal segera menuai respons dari CEO Boeing Dennis Muilenburg. Ia menyatakan perseroan akan terus mendukung penyelidikan dan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengevaluasi informasi-informasi terbaru begitu tersedia.




Terkait hal itu, kantor berita Reuters melaporkan bahwa pejabat-pejabat dari otoritas Amerika Serikat (AS) belum memvalidasi data dari kotak hitam Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan 302 yang meneawaskan 157 orang tersebut. Penyelidikan masih dalam tahap paling awal.

Penyelidik, menurut pejabat yang dikonfirmasi Reuters, sedang mencoba menemukan penyebab mengapa pesawat jatuh ke sebuah lapangan tak lama setelah lepas landas dari Addis Ababa. Mereka juga mencari kemungkinan apakah ada kesamaan dengan penyebab kecelakaan Lion Air dengan nomor penerbangan 610 yang menewaskan 189 orang pada tahun lalu.

Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) dan Administrasi Penerbangan Federal (FAA) membantu para penyelidik. Para pejabat mengatakan, setelah penyelidik meninjau data kotak hitam kembali ke Addis Ababa dan mulai melakukan pekerjaan interpretatif, NTSB dan FAA akan membantu dalam verifikasi dan validasi data.
Benarkah Kecelakaan Ethiopian Airlines 11-12 dengan Lion Air?Foto: Infografis/Tragedi Penerbangan Ethiopian Airlines/Arie Pratama

Juru bicara NTSB Eric Weiss tidak segera mengomentari laporan yang mengemuka Minggu kemarin. Yang pasti dia menyebut NTSB telah memvalidasi beberapa data.

Tetapi, Weiss mengatakan, "Saat perwakilan AS yang terakreditasi untuk melakukan penyelidikan yang dipimpin Ethiopia, NTSB adalah mitra penuh selama fase pencarian fakta ini."

"Itu termasuk memberikan bantuan dalam menganalisis data FDR, bekerja untuk mengembangkan transkrip dari CVR, memproses dan mendokumentasikan bukti di tempat kejadian dan berpartisipasi dalam wawancara," lanjut Weiss.
Simak video duka yang menyelimuti keluarga korban kecelakaan Ethiopian Airlines di bawah ini.
(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading