MRT Jakarta Diluncurkan Maret, Menunggu Jadwal Jokowi

News - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
13 March 2019 19:21
Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, dipastikan bakal beroperasi secara penuh bulan ini.
Jakarta, CNBC Indonesia - Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, dipastikan bakal beroperasi secara penuh bulan ini. Namun, kepastian tanggal peluncuran "ular besi" tersebut masih menanti jadwal Istana, karena akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebelumnya, dijadwalkan, Presiden Jokowi bakal meresmikan MRT Jakarta pada 24 hingga 31 Maret 2019.

"Nanti belum, setelah tanggal 24. Rencananya presiden yang meresmikan," ungkap Direktur Utama MRT Jakarta, William Sabandar, Rabu (13/3/2019) saat ditemui di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, saat mendampingi tinjauan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, bersama rombongan.


Dalam kesempatan yang sama, Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim menargetkan, pekan depan MRT Jakarta akan merampungkan pembangunan akses pedestrian dan pembenahan halte Transjakarta.

MRT Jakarta Diluncurkan Maret, Menunggu Jadwal Jokowi Foto: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono siang ini menjajal langsung Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta (CNBC Indonesia/Syahrizal Sidik)


"Minggu depan sama saat kita beroperasi selesai semua pendestriannya termasuk penyelesaian stasiun-stasiun," tuturnya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengaku bangga, Indonesia bisa mempunyai satu moda transportasi baru dengan kualitas yang baik, tidak kalah dengan MRT di negara lainnya.

"Kita sepakat bahwa pesan kita terhadap MRT ini termasuk yang baik, tidak kalah dengan Singapura atau Jepang," kata Menteri Basuki di Stasiun Bundara Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Ia berharap, kehadiran transportasi baru di Jakarta itu bisa mengubah sikap masyarakat untuk beralih dari yang sebelumnya menggunakan kendaraan pribadi menjadi kendaraan publik.

"Satu hal mungkin akan mengubah sikap masyarakat Indonesia dan Jakarta," kata dia.

Sisi lain, Basuki juga menekankan, bagi masyarakat yang menggunakan MRT Jakarta, bisa menjaga sejumlah fasilitas yang tersedia seperti eskalator dan lift, terutama menjaga kebersihannya. "Dari stasiun ada eskalatornya pasti tempatnya lebih bersih. Ini adalah salah satu kelemahan kita untuk menjaga kebersihan. Ini harus keras sekali harus toleransi yang sangat tinggi. Tidak ada toleransi untuk keberhasilan," tutur Menteri Basuki.

Selain itu, ia juga berharap, ke depannya, trase MRT Jakarta bisa tersambung hingga ke Kampung Bandan, saat ini panjang trasenya baru mencapai 16 kilometer dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI. "Kita akan teruskan dari HI sampai ke Kampung Bandan. Itu pun belum maksimal masih 24 km. Nanti akan lebih terasa manfaatnya kalau dari Kembangan sampai Bantar Gebang sudah dibangun," ujarnya.

Sebagai informasi, biaya investasi MRT Jakarta trase I rute Lebak Bulus-Bundaran HI sepanjang 16 km memakan biaya sekitar Rp 16 T.

Trase pertama terdiri dari 13 Stasiun MRT yang terbentang dari wilayah Jakarta Selatan sampai Jakarta Pusat yakni Stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Pasar Blok A, Blok M, Sisingamangaraja, Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, Bundaran HI.





[Gambas:Video CNBC]


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading