KRL Anjlok di Bogor, PLN: Tak Ada Pemadaman Listrik

News - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
10 March 2019 17:19
KRL Anjlok di Bogor, PLN: Tak Ada Pemadaman Listrik
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN memastikan tidak ada pemadaman listrik sehubungan dengan kecelakaan anjloknya kereta rel listrik (KRL) Commuter Line di jalur Bogor-Jakarta pada Minggu (10/3/2019) karena infrastruktur tiang listrik listrik tidak berkaitan.

Dari data yang dihimpun PLN di lapangan, diketahui bahwa tiang Listrik Aliran Atas (LAA) yang menimpa KRL tersebut bukan milik PLN melainkan milik pelanggan, yakni PT Kereta Api Indonesia (KAI) GL Bogor yang merupakan pelanggan tarif/daya T/3465 kVA (kilo-volt-ampere).

"Kami ikut prihatin atas insiden pagi tadi dan kami harap tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kami informasikan bahwa tiang listrik tersebut bukan milik PLN melainkan instalasi pelanggan yakni PT KAI GL Bogor," ujar Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka dalam keterangan resminya, Minggu (10/3/2019).



Seperti diketahui,
Kereta Commuter Jabodetabek KA 1722 (rute Jatinegara-Bogor) mengalami anjlok antara Stasiun Cilebut-Bogor pada pagi hari pukul 10.08 WIB.

Posisi anjlok yaitu di daerah antara Cilebut-Bogor km 51 + 500, Jaringan Perlintasan Langsung (JPL) 28 Kebon Pedes, Bogor. Kereta Commuter Line 1722 tersebut dilaporkan anjlok dan tertimpa tiang Listrik Aliran Atas.

KRL Anjlok di Bogor, PLN: Tak Ada Pemadaman ListrikFoto: Suasana saat Commuter Line dengan nomor KA 1722 relasi Jatinegara - Bogor yang anjlok di petak jalan antara Cilebut - Bogor, Minggu (10/3/2019).

Made menjelaskan, KAI merupakan pelanggan PLN TM (Tegangan Menengah) di mana PLN hanya menyuplai listrik dari gardu PLN ke gardu KAI. Selebihnya, instalasi listrik yang digunakan untuk mengoperasikan KRL Commuter Line dan bangunan menjadi milik pelanggan, dalam hal ini adalah KAI.

PLN langsung menerjunkan tim teknis terdekat untuk memberikan bantuan dan memverifikasi tiang tersebut guna mempercepat pemulihan listrik KRL.




Kementerian BUMN sebelumnya meminta KAI dan anak usahanya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) segera menangani kecelakaan anjloknya KRL tersebut.


VP Komunikasi PT KCI, Eva Chairunisa menjelaskan para korban sudah dievakuasi. Hingga pukul 12.10 WIB tercatat jumlah korban luka mencapai 17 orang.
Sebanyak 9 orang dilarikan ke Rumah Sakit Salak Bogor dan 8 lainnya di pos kesehatan Stasiun Bogor.


(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading