Kacau! Tol Ngawi-Kertosono Banjir Parah, Kok Bisa?

News - Herdaru Purnomo, CNBC Indonesia
07 March 2019 21:47
Kacau! Tol Ngawi-Kertosono Banjir Parah, Kok Bisa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Ruas tol Ngawi-Kertosono terendam banjir. Ketinggan banjir hampir satu meter dan terjadi di KM 603 hingga KM 604 atau tepatnya di Desa Glonggong, Kecamatan Balarejo.

Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru menjelaskan kronologi dari banjir tersebut.

Menurutnya, terendamnya badan jalan tol berawal dari akibat tinggi dan derasnya curah hujan di wilayah Sungai Glonggong, pada hari Rabu (06/03) pukul 18.00 WIB. Sungai yang terletak di wilayah Simpang Susun Madiun KM 604+000 Jalan Tol Ngawi Kertosono pun meluap.


Dalam keterangannya, Kamis (7/3/2019) Dwimawan mengatakan mitigasi risiko sudah dilakukan sejak tahap desain jalan tol. Ketinggian jalan tol juga sudah lebih tinggi dari ROW (right of way) atau minimal 1 meter di atas ROW.

Kacau! Tol Ngawi-Kertosono Banjir Parah, Kok Bisa?Foto: JSMR


"Juga ada saluran crossing (cross drain) sebanyak 4 cross drain di dekat lokasi banjir yang melintang di bawah jalan tol. Namun debit air saat ini sangat tinggi, sehingga jalan tol terendam," katanya.

PT Jasamarga Ngawi Kertosono (PT JNK) saat ini telah melakukan pengalihan seluruh golongan kendaraan dari Surabaya menuju Jakarta keluar Gerbang Tol (GT) Caruban. Sementara lalu lintas arah sebaliknya yaitu dari Jakarta menuju Surabaya masih dapat dilalui oleh semua kendaraan.

"Kendaraan yang keluar GT Caruban dapat mengakses Jalan Tol Ngawi Kertosono kembali setelah melalui jalan arteri dan masuk melalui GT Madiun," katanya.

Saat ini, hingga informasi disampaikan pada Kamis, (7/3/2019) pukul 14.00 WIB, walaupun sudah mulai surut namun ketinggian air masih mencapai 70 cm. PT JNK berkoordinasi dengan pihak Kepolisian masih melakukan rekayasa lalu di Km 607+800 hingga Km 601+900. Sejak pukul 13.15 WIB, rekayasa lalulintas contraflow di lokasi yang sama juga sudah mulai diberlakukan.

Meratanya dan tingginya curah hujan di wilayah Madiun dan sekitarnya membuat daerah aliran sungai tidak dapat menampung debit air di sekitar wilayah jalan tol. Ke depannya, PT JNK akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mencari solusi agar masalah ini tidak terulang kembali di kemudian hari.







(dru/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading