Deretan Satelit Kebanggaan RI, Dari Palapa Hingga BRIsat

News - Monica Wareza, CNBC Indonesia
24 February 2019 14:30
Yuk kenali sejumlah satelit kebanggaan bangsa yang diluncurkan dari masa ke masa.
Jakarta, CNBC Indonesia - Satelit Nusantara Satu secara resmi diluncurkan dari Stasiun Angkatan Udara Cape Caneveral, Florida, Amerika Serikat (AS), Jumat (22/2/2019) atau pada Kamis (21/2/2019) sekitar pukul 08.45 waktu setempat.

Peluncuran itu tentu menambah deretan satelit mlik Indonesia yang berperan penting dalam sektor telekomunikasi. Yuk kenali sejumlah satelit kebanggaan bangsa yang diluncurkan dari masa ke masa.




Satelit Palapa

Satelit ini merupakan satelit tertua yang dimiliki Indonesia. Palapa digunakan untuk keperluan telekomunikasi, peramalan cuaca, televisi satelit radio satelit dan lain sebagainya. Pertama kali dilucurkan, satelit Palapa dioperasikan oleh Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel).



Diluncurkan pertama kali pada 9 Juli 1976 silam, hingga saat ini sudah terdapat sembilan satelit Palapa yang mengudara dan dimanfaatkan oleh Indonesia. Paling baru adalah satelit Palapa D yang dimiliki oleh PT Indosat Tbk (ISAT) yang masa orbitnya akan berakhir pada 2024 nanti.

Deretan Satelit Kebanggaan RI, Dari Palapa Hingga BRIsatFoto: Infografis/Satelit BRISat/Arie Pratama


Satelit BRIsat

Satelit ini merupakan satu-satunya satelit yang dimiliki langsung oleh bank milik negera, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Satelit ini mengorbit di 150,5 bujur timur dan diluncurkan pada 19 Juni 2016 silam.



Satelit seharga Rp 3,3 triliun ini ditujukan untuk meningkatkan layanan perbankan hingga pelosok negeri. Dengan demikian kualitas layanan perbankan BRI di kota besar dan wilayah terpencil setara.


Satelit Merah Putih

Satelit ini merupakan satelit dengan kapasitas terbesar yang dimililiki oleh PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang diluncurkan 7 Agustus 2018 lalu. Tujuan peluncurannya adalah untuk menyediakan akses informasi yang menjangkau seluruh wilayah di Indonesia. Sebab, semua tak bisa hanya mengandalkan jaringan fiber optic.



Satelit ini memiliki kapasitas 60 transponder aktif yang terdiri dari 24 transponder C-Band dan 12 transponder Extended C-Band. Satelit Merah Putih melayani wilayah Indonesia dan Asia Tenggara. Ditambah 24 transponder C-Band lainnya menjangkau kawasan Asia Selatan.




Satelit Nusantara Satu

Satelit ini merupakan satelit teranyar yang dimiliki Indonesia. Satelit Nusantara Satu akan mengambil peran sebagai penyedia layanan internet broadband pertama yang menggunakan High Throughput Satellite (HTS) berkapasitas hingga 15 Gbps.

Area cakupan satelit ini melingkupi seluruh wilayah di tanah air.

 Nusantara Satu ini merupakan satelit pelengkap dari proyek Palapa Ring yang digarap oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi. Proyek ini merupakan salah satu target pemerintah untuk menyediakan akses internet dengan kecepatan 20 Mbps per rumah tangga.

Simak video terkait persaingan industri telekomunikasi Indonesia di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading