Gaikindo: Semester II Penjualan Mobil Bisa Naik

News - Fitriyah Said, CNBC Indonesia
15 February 2019 - 18:02
Gaikindo: Semester II Penjualan Mobil Bisa Naik
Penjualan mobil nasional pada Januari 2019 turun 15,36% secara tahunan. Penurunan penjualan mobil Januari 2019 ini merupakan yang terdalam sejak 2009.

Berdasarkan data Gaikindo, Kamis (14/2/2019), penjualan total kendaraan roda empat selama Januari 2019 tercatat hanya 81.218 unit. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, jumlah penjualan kendaraan nasional mencapai 95.955 unit.

Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongki D Sugiarto berkesempatan diwawancar oleh CNBC Indonesia melalui sambungan telepon. Berikut ini kutipan wawancara Jongkie dengan Maria Kataraina dari CNBC Indonesia.


Petikannya:

Apa faktor yang menyebabkan penurunan penjualan mobil di awal tahun ini Pak?
Saya terus terang belum bisa memberikan keterangan yang lebih lengkap karena kita baru terima data. Ya bisa saja ada kemungkinan karena biasanya Januari tidak terlalu baik angkanya karena orang baru bekerja lagi di minggu ke dua Januari. Itu yang pertama, dan itu setiap tahun seperti itu.

Kedua, bisa saja ada merek atau jenis mobil yang mengalami hambatan penyerahan (delivery) entah itu produksi atau supply component atau apa itu bisa saja terjadi yang demikian. Angka di Januari ini bukan merupakan gambaran untuk seluruh tahun. Kami tidak pernah membuat prediksi dari bulan ke bulan, kita membuat nya satu tahun penuh.

Walaupun sebenarnya dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya di Januari selalu ada kenaikan?
Ya betul, cuma memang saya katakan tadi kami belum bisa mengatakan bahwa ini gambaran untuk ke seluruh tahun 2019. Mungkin saja ada merek-merek tertentu yang penjualan nya nge-drop di bulan Januari. Kita mau tanya kenapa drop nya. Apakah ada hambatan tadi yang saya katakan supply component, delivery, dan seterusnya.

Apakah ada pengaruhnya dari penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang menggambarkan konsumen cenderung hati-hati?
Saya belum melihat itu dan belum mendapat laporan ada penurunan daya beli di masyarakat. Kalau kita lihat pertumbuhan ekonomi kita masih stabil di kisaran 5% dan mata uang rupiah juga tidak melemah masih di kisaran Rp 14.000/US$ tidak ada gejolak, dalam arti kata penyesuaian harga atau kenaikan harga, suku bunga perbankan juga stabil karena suku bunga BI berada di 6%.

Jadi saya tidak melihat dari faktor-faktor tersebut karena ada pelemahan daya beli masyarakat, jadi saya berasumsi bahwa ini ada kendala di supply. Apa kendala di supply nya ini kita masih tanyakan kepada para anggota kami.

Apa biasanya kendala-kendala supply atau pengiriman mobil ini?
Ya banyak, misalnya sekarang suppy komponen kalau misalnya ada salah satu pabrik yang bahan baku nya kurang. Untuk bikin satu mobil komponen ada ribuan, apalagi memakai komponen dalam negeri ya kan bisa saja.

Misal ada pabrik ban atau karpet kesulitan bahan baku, ya bisa saja jadi mobil nya tidak bisa diserahkan misalnya karena tidak ada karpetnya. Hal seperti ini kita perlu diketahui dari pemegang merek sendiri bisa saja terjadi hal yang demikian.

Hambatan itu bisa saja terjadi dari komponen dalam negeri maupun komponen yang masih di impor. Memang tidak seratus persen semuanya dibuat lokal dan ada komponen tertentu yang masih di import itu bisa terjadi hambatan

Apakah penurunan 15% mengkhawatirkan atau tidak, mungkin anda optimis bahwa akan ditutup di penjualan mobil di bulan Februari?
Begini, seperti yang saya bilang tadi kita tidak membuat analisa itu atau target itu bulan ke bulan tetapi satu tahun penuh 1,1 juta untuk 2019 itu target kami bersama sama dengan Agen Pemegang Merek (APM).

Coba kita perhatikan nanti Februari-Maret mungkin dari satu kuartal baru kita bisa melihat apakah perlu ada penyesuaian target atau tidak. Kita lihat di bulan-bulan kedepan diharapkan tentunnya hal ini nanti di recover khususnya di setiap tahun itu di semester dua lebih baik dari semester satu.

Pada semester dua biasanya ada pameran mobil seperti GIIAS yang tahun ini kita adakan di bulan Juli, ya kita harapkan penjualan akan lebih baik dari penjualan total pada semester satu

Jika ada penyesuaian target kemungkinan akan lebih dari 1,1 juta unit di 2019?
Kita amati dulu apakah ini akan perlu di sesuaikan turun atau naik, tapi menurut saya kalau 1,1 juta harusnya bisa dicapai.

Kalau andaikata menjelang semester dua itu baik dan lain lain maka semua juga happy jika mencapai angka penjualan lebih dari angka 1,1 karena tahun lalu juga 1.151.000 diatas 1,1 juta

Apa tanda harus ada penyesuaian naik atau turun?
Ya bisa saja harapan nya malah naik dong karena kemarin juga pemerintah sudah memberikan kemudahan untuk export dan lain-lain. Kita ingin angka export kita juga naik, tahun lalu 260 ribu kalau tahun ini bisa 300-400 ribu kan lebih baik lagi

Apasih sebenarnya harapan pelaku pasar khususnya di industri otomotif di kondisi saat ini?
Kalau kita ini kan sangat tergantung pada pertumbuhan ekonomi. Pemerintah canangkan pertumbuhan kurang lebih di 5,2% mirip dengan tahun lalu.

Nah, harapan kami tadi yang sudah saya sebutkan yaitu suku bunga perbankan jangan naik supaya daya beli masyarakat kita ini kan stabil tidak turun dan tidak naik jadi yang kita harapkan suku bunga tidak naik jadi mereka masih sanggup untuk mencicil. Itu yang pertama.

Kedua, jangan sampai terjadi pelemahan rupiah karena bisa terjadi penyesuaian harga dimana yang tadinya sanggup mencicil saat harga mobilnya naik tidak sanggup dia dan membatalkan pembelian.

Ketiga, faktor likuiditas jangan sampai ada penerapan likuiditas dari perbankan ini juga bisa menyebabkan pembelian kendaraan bermotor bisa turun. Hal-hal inilah yang kita jaga dan kita harapkan ini tidak terjadi di 2019 ini.

Kalau faktor lain saya fikir itu sudah biasa-biasa saja tidak terlalu berpengaruh dengan angka penjualan kita sepanjang kalo soal pameran atau model baru kan setiap tahun merek-merek itu meluncurkan model baru dan itu saya rasa itu tetap menjadi daya beli masyarakat kita di untuk kendaraan bermotor di Indonesia.


Penjelasan Ketua Gaikindo Soal Penurunan Penjualan Mobil
[Gambas:Video CNBC] (hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading