BTN Incar Kredit Baru Rp 6 T di Pameran IPEX

News - Herdaru Purnomo, CNBC Indonesia
02 February 2019 12:42
BTN Incar Kredit Baru Rp 6 T di Pameran IPEX
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menargetkan kredit baru sebesar Rp 6 triliun dalam pameran properti IPEX di Balai Sidang Jakarta yang akan berlangsung 2-10 Februari 2019.

Direktur Utama BTN Maryono meyakini, target itu bisa tercapai seiring permintaan properti yang terus tinggi kendati ada risiko ketidakpastian ekonomi global dan perhelatan Pilpres di tahun ini.

"Kita targetkan Rp 6 triliun untuk bisa booking di sini, jumlah pengunjung 350 ribu," kata Maryono saat ditemui saat pameran IPEX di Balai Sidang Jakarta, Sabtu (2/2/2019).

Dalam ajang pameran tahun ini, ada 167 pengembang yang berpartisipasi, rinciannya, 116 pengembang KPR Non Subsidi dan 51 pengembang KPR Subsidi dengan total proyek properti sebanyak 869 proyek yang tersebar di berbagai daerah mulai dari Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.

Maryono menambahkan, di tahun ini IPEX juga menyasar kalangan milenial dan meluncurkan produk anyarnya, KPR Gaeess. "Selain menawarkan KPR Gaeess yang menjanjikan kemudahan cicilan dan uang muka, kami juga meningkatkan pelayanan KPR via daring," tuturnya. BTN juga menawarkan suku bunga KPR mulai dari 6,69% fixed rate 1 tahun.

Sekadar gambaran saja, realisasi KPR secara daring naik 238% secara year on year menjadi 10.853 unit pada tahun 2018 dibandingkan tahun 2017 yang hanya mencapai 3.214 unit. Pada tahun 2017 nilai KPR yang tersalurkan lewat aplikasi KPR online sebesar Rp1,18 triliun naik menjadi Rp3,83 triliun pada tahun 2018.

Setiap tahun Bank BTN menggelar 2 kali IPEX. Pada 2016 lalu, ijin prinsip KPR/KPA mencapai Rp8,3 triliun, dan pada tahun 2017 melejit menjadi Rp12,8 triliun, sementara tahun lalu, ketika suku bunga kredit merangkak naik, ajang IPEX masih mencatatkan persetujuan ijin prinsip untuk total KPR/KPA senilai Rp 18,4 triliun.








(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading