Jokowi Mau Integrasi Izin Investasi dengan Daerah Dipercepat

News - Rivi Satrianegara, CNBC Indonesia
14 January 2019 12:07
Jokowi Mau Integrasi Izin Investasi dengan Daerah Dipercepat
Jakarta, CNBC IndonesiaPresiden Joko Widodo (Jokowi) merespons positif kecepatan pelayanan perizinan melalui Online Single Submission (OSS) Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Namun demikian, Jokowi menyebut masih ada kendala, berupa integrasi dengan seluruh kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia.

"Saya kira kecepatan-kecepatan seperti ini yang kita perlukan, yang paling sulit adalah mengintegrasikan di sini dengan semua 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi/ Ini yang akan kita temukan sehingga nanti kecepatan di pusat juga ada kecepatan di daerah," kata Jokowi.

Menurut dia, perbaikan demi perbaikan terus dilakukan untuk mengintegrasikan pelayanan perizinan investasi di pusat dan daerah. Semua itu demi tercapainya izin investasi betul-betul sesuai dengan waktu yang ditetapkan.




Perihal strateginya, Jokowi mengaku akan mengumpulkan kepala daerah dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk mengintegrasikan sistem di daerah. "Karena semua daerah sudah punya konsep PTSP. Provinsi punya, kabupaten punya, kota punya," ujarnya.

Terhitung mulai 2 Januari 2019, layanan OSS yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, kembali ke BKPM. Turut mendampingi Jokowi dalam kunjungan antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Jokowi Mau Integrasi Izin Investasi dengan Daerah DipercepatFoto: CNBC Indonesia/Lidya Julita S


Begitu tiba di BKPM sekitar pukul 09.00 WIB, Jokowi langsung berkeliling melihat lokasi layanan konsultasi OSS. Jokowi juga mencoba secara langsung layanan tersebut sekaligus bertanya-tanya kepada investor yang datang.

"Saya ingin memastikan bahwa sistem ini berjalan dengan baik memberikan pelayanan yang cepat untuk perizinan-perizinan dengan sistem yang disederhanakan online, bisa ngisi dari kantor, bisa ngisi dari rumah, seperti apa prosesnya," ujar Jokowi kepada wartawan.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading