'Kado Akhir Tahun' dari Ditjen Bea Cukai untuk Pengusaha

News - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
07 January 2019 16:55
'Kado Akhir Tahun' dari Ditjen Bea Cukai untuk Pengusaha
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah asosiasi pengusaha dapat 'kado akhir tahun' dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Ditjen Bea dan Cukai tahun ini mengimplementasikan Manifest Generasi III di mana sistem pelaporan manifest dilakukan secara online. Ini mampu menurunkan biaya logistik dalam proses pre-clearance dan bongkar muat (dwelling).

Wakil Ketua Umum Apindo Suryadi Sasmita menyatakan dirinya mengapresiasi upaya Pemerintah mempercepat proses pre-clearance bongkar muat di pelabuhan dan bandara ini. Selama ini, proses manifes manual memakan waktu cukup lama.


"Apindo paling cerewet. Ini yang selalu kita keluhkan sejak lama. Yang terpenting bagi pengusaha biaya-biaya itu mesti rendah. Ini semacam kado akhir tahun," kata Suryadi Sasmita dalam konferensi pers di Ditjen Bea dan Cukai, Senin (7/1/2019). Hal ini, lanjut Suryadi, menguntungkan bagi pengusaha di tengah persaingan dengan pasar luar negeri yang berkembang cepat.

Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia Yukki Nugrahawan mengungkapkan, dengan penerapan manifes generasi III bisa menghemat biaya logistik hingga 10%-15%.

"Dari sisi pelabuhan kalau kita kategorikan 100% itu akan memberi dampak akan menghemat 10-15% . Jadi nilainya bukan nilai kecil," ujarnya.

Country Manager of Indonesia of International Air Transport Association (IATA) Rita Rompas mengatakan, manifes generasi III dapat mendukung industri penerbangan di Indonesia. Diharapkan Indonesia siap bersaing dalam rantai pasok internasional.

"Industri aviasi kita di tahun 2034 akan masuk 4 besar di dunia. Di Asia-Pasific sekarang yang mendominasi trafiknya ke arah sini, salah satunya kargo." Tandasnya.

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading