Apakah Akun Facebook Anda Diretas? Silakan Cek Di Website ini

News - Bernhart Farras, CNBC Indonesia
15 October 2018 17:25
Apakah Akun Facebook Anda Diretas? Silakan Cek Di Website ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Jejaring sosial terkemuka asal Amerika Serikat (AS), Facebook menyatakan peretasan pada September memungkinkan peretas memanen jutaan nomor telepon dan alamat email.

Peretas menggunakan 400.000 akun di bawah kendali mereka untuk mendapatkan token akses 30 juta pengguna Facebook, menurut sebuah posting blog media sosial asal Amerika Serikat (AS).

Token akses digunakan oleh pengguna Facebook untuk masuk ke akun mereka tanpa harus mengetikkan kata sandinya.


Di antara 30 juta pengguna yang terdampak, 14 juta memiliki nama mereka, informasi kontak dan informasi sensitif berupa jenis kelamin mereka, status hubungan dan check-in tempat baru-baru ini, terkena serangan, kata Facebook.

Sebanyak 15 juta pengguna lainnya memiliki nama dan informasi kontak mereka yang dilanggar. Facebook telah mereset token akses untuk semua pengguna tersebut.

Facebook juga menerbitkan sebuah situs web (https://www.facebook.com/help/securitynotice?ref=sec) di mana pengguna dapat memeriksa apakah akun mereka di mana terpengaruh oleh peretasan itu. Jika teretas maka website akan menginformasikan sampai sejauh mana informasi mereka terpapar.



Facebook mengatakan pelanggaran itu sedang diselidiki oleh FBI.

"Kami masih mencari cara lain di mana peretas mungkin telah menggunakan Facebook, dan kami belum mengesampingkan kemungkinan skala yang lebih kecil," kata Guy Rosen, vice president of product management Facebook.

Ia menambahkan perusahaan juga telah memberi tahu Komisi Perdagangan Federal (Federal Trade Commission) AS dan Komisi Perlindungan Data Irlandia.

"Privasi dan keamanan orang sangat penting, dan kami menyesal ini terjadi," kata Rosen.

Perusahaan mengatakan serangan itu dimulai pada 14 September dan tidak terdeteksi hingga 25 September. Dalam dua hari, mereka memperbaiki kerentanannya, menghentikan serangan dan mereset token akses untuk pengguna yang terkena dampak, kata Rosen.

Pengguna yang terkena dampak akan menerima catatan dari Facebook pada layanan dalam beberapa hari mendatang memberitahukan mereka tentang serangan itu.



Facebook menemukan dan mengungkapkan pelanggaran keamanan pada akhir September. Perusahaan mengatakan pada saat itu masalah tersebut mempengaruhi 50 juta akun, dengan tambahan 40 juta dianggap "berisiko." Jumlah itu berkurang menjadi 30 juta, menurut posting blog yang diterbitkan oleh perusahaan.

Perusahaan telah berurusan dengan beberapa masalah mengenai keamanan layanannya sepanjang 2018. Misalnya pada Kamis, Facebook mengungkapkan keputusannya untuk menghapus 559 halaman dan 251 akun yang diklaim melanggar kebijakan spam perusahaan.

Saham Facebook, yang sudah turun sedikit sebelum pengumuman perusahaan, jatuh ke nilai terendah di hari ini dengan US$151,30 (Rp 1.986.065) per saham setelah pengumuman Jumat.

Apakah Akun Facebook Anda Diretas? Silakan Cek Di Website iniFoto: Edward Ricardo
(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading