Jokowi: RI Bukan Negara yang Paling Maju, Tapi Paling Bahagia

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
11 October 2018 - 15:52
Jokowi: RI Bukan Negara yang Paling Maju, Tapi Paling Bahagia
Nusa Dua, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan di Tri Hita Karana Forum, Sofitel Nusa Dua, Bali, dalam rangkaian Annual Meetings IMF - World Bank, Kamis (11/10/2018).

Dalam kesempatan itu, Jokowi bicara mengenai kebahagiaan seseorang, yang memang direfleksikan dari arti dan makna Tri Hita Karana.

"Forum ini disebut Tri Hita Karana. Ini bukan hanya berarti bahagia dalam filosofi Bali, tapi tiga kali lipat kebahagiaan," kata Jokowi.


"Kebahagiaan pertama antara orang-orang, kebahagiaan kedua dengan alam, kebahagiaan ketiga dengan Tuhan. [...] Jadi, mari bicara mengenai kebahagiaan," lanjutnya.

Sebagai seorang pemimpin negara sekaligus politikus, Jokowi sadar betul aktivitasnya akan dipenuhi dengan kesibukan, yang mayoritasnya membicarakan mengenai hal yang bersifat statistik.

"Yang sering kita lupakan, tujuan akhir dari segala sesuatu yang kita kerjakan, yaitu memberikan kebahagiaan," ujar Jokowi.

Meskipun pertumbuhan ekonomi tumbuh tinggi, angka-angka dalam statistik melesat, namun ada beberapa negara di belahan dunia yang justru gagal memberikan kebahagiaan kepada masyarakatnya.

"Kita gagal memberikan kebahagiaan murni dan sederhana," kata mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Berdasarkan survei Cigna, sebuah perusahaan asuransi global, menunjukkan 18 hingga 20 orang AS dari total 2.000 orang yang disurvei mengaku kesepian dan lebih terisolasi dari orang berumur dewasa.

"Pada awal tahun ini, Inggris menunjuk Menteri Kesepian yang bertugas untuk mengatasi apa yang dikatakan pemerintah Inggris, terkait dengan realitas kehidupan modern yang menyedihkan," jelasnya.

"Ini membuat saya bertanya-tanya, kenapa jadi modern jika realitanya tidak bahagia?," kata kepala negara.



Kebahagiaan RI
Dalam kesempatan itu, Jokowi menyinggung kebahagiaan Indonesia.

"[...] Kita mungkin bukan yang paling maju. Tapi ternyata kita adalah salah satu orang paling bahagia di dunia," ujarnya.

Berdasarkan survei yang dikeluarkan Gallup, sebuah perusahaan riset AS pada awal tahun ini, disebutkan bahwa Indonesia menjadi satu dari 8 negara yang paling bahagia di dunia.

Bahkan, survei tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara yang paling optimis di 2018. Selain itu, survei Edelman bahkan menempatkan tingkat kepercayaan publik di Indonesia berada di posisi 2.

"Jika yang Anda cari adalah kebahagiaan, maka Anda datang ke tempat [Indonesia] yang tepat," kata Jokowi.

Forum Tri Hita Karana, menurut dia, nantinya memang akan memobilisasi dana miliaran dolar AS untuk membiayai berbagai proyek dari program sustainable develoment goals (SDGs).

"Tetapi saya akan menyarankan,bahwa ketika kita meningkatkan akses air bersih dan pendidikan, kita harus ingat apakah Anda bahagia?," ujarnya. (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading