Saat 6 Crazy Rich Dunia Turun Tangan untuk Korban Gempa Palu

News - Arys Aditya, CNBC Indonesia
07 October 2018 10:15
6 orang terkaya yang pernah ada di bumi memiliki cara masing-masing untuk membantu para korban gempa di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
Jakarta, CNBC Indonesia- Bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tenggara tidak hanya meninggalkan luka dan derita, tetapi juga solidaritas dari seluruh dunia. Tercatat, sejumlah crazy rich dan super crazy rich se-dunia mengulurkan bantuan.

Bencana gempa dan tsunami yang menerkam Sulteng memang dahsyat. Tercatat, BNPB melaporkan korban meninggal telah mencapai lebih dari 1.600 orang dan ribuan lainnya masih hilang atau terluka. Sontak, bencana ini menjadi perhatian dunia.

Trio raksasa teknologi dunia yang dimiliki oleh para super crazy rich, yakni Facebook, Google, dan Apple serempak mendonasikan dana sebesar US$ 1 juta setara Rp 15 miliar masing-masing.




Aksi Pendiri Facebook
Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, menyatakan Facebook mengulurkan bantuan tersebut kepada Palang Merah Indonesia (PMI). Zuck mengatakan berdoa agar Sulteng dan Indonesia bisa bangkit dari dampak bencana.

Bahkan, Mark juga turut menggalang bantuan. "Apabila Anda tertarik untuk menyumbang demi upaya pemulihan, Anda bisa berdonasi melalui GlobalGiving di laman respons krisis," kata Zuck pada Rabu (3/10/2018).

Saat 6 Crazy Rich Dunia Turun Tangan untuk Korban Gempa PaluFoto: CNBC




Apple yang Menggagas
Sehari sebelumnya, Tim Cook, CEO Apple Inc., mengemukakan turut berduka untuk warga Sulawesi dan Indonesia setelah tertimpa gempa dan tsunami. "Apple menyumbangkan US$ 1 juta untuk upaya pemulihan bencana dan membantu negara indah tersebu membangun kembali."

Saat 6 Crazy Rich Dunia Turun Tangan untuk Korban Gempa PaluFoto: Fitriyah Said



Google Beraksi
Sundhar Pichai, CEO Google, di akun Twitter, mengatakan perusahaannya juga akan mendonasikan US$ 1 juta untuk upaya pemulihan bencana. Ia menyebut seluruh jajaran Google berduka atas bencana tersebut.

Saat 6 Crazy Rich Dunia Turun Tangan untuk Korban Gempa PaluFoto: twitter


Sang Ratu nan Baik Hati

Tak hanya trio CEO tersebut, Ratu Kerajaan Inggris Elizabeth II juga telah menyumbang sejumlah dana untuk korban bencana Sulteng. Istana Buckingham memastikan bantuan tersebut melalui Komite Kedaruratan Bencana (DEC) untuk membantu korban selamat.

Saat 6 Crazy Rich Dunia Turun Tangan untuk Korban Gempa PaluFoto: REUTERS/Simon Dawson
 
Namun, tidak diketahui berapa besaran jumlah bantuan Ratu Elizabeth, meski hingga kini Komite tersebut telah berhasil menghimpun dana hingga 8 juta poundsterling setara Rp 159 miliar. 

Crazy Rich Hong Kong Ikutan
Dari Asia, Li Ka-shing, orang paling kaya di Hong Kong, baru-baru ini mendonasikan dana sebesar US$5 juta atau setara Rp 75 miliar utuk membantu korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Bantuan itu dia salurkan melalui CK Hutchison Holdings dengan jumlah $2 juta dan Li Ka Shing Foundation sebanyak $3 juta yang diberikan lewat Sustainable Development Goal (SDG) Indonesia One.



SDG Indonesia One adalah sebuah platform kerja sama pendanaan yang terintegrasi untuk pembangunan infrastruktur yang berorientasi terhadap pencapaian SDGs di Indonesia.

Dato Sri Tahir dan Bantuan 'Ayam Terbang'

Saat 6 Crazy Rich Dunia Turun Tangan untuk Korban Gempa PaluFoto: Istimewa


Di dalam negeri, Dato Sri Tahir, pemilik Mayapada Grup, turun langsung ke lokasi bencana. Pria yang dikenal sebagai dermawan dan filantropis ini bahkan mengerahkan jet pribadinya untuk mengirimkan sejumlah bantuan, termasuk air, selimut dan makanan siap saji pada Selasa (2/10/2018).

Orang terkaya nomor 8 di Indonesia ini memiliki kekayaan bersih senilai US$ 3,5 miliar setara Rp 52,5 triliun ini bahkan siap membangun perumahan dan pasar di Palu dan Donggala untuk membantu pemulihan pascabencana.

"[Dana bantuan yang saya siapkan] tidak terbatas. Kalau dari kami Thahir Foundation kita tidak hanya mau bangunkan rumahnya. Kalau bisa membangun mata pencahariannya, paling bagus ya pasar sehingga aktivitas ekonominya bisa jalan di daerah itu, di desa itu," kata Tahir, dikutip dari detik.com.
(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading