Dapat Blok Terminasi, Produksi Migas Pertamina Melonjak 38%

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
28 August 2018 18:25
Pasca dapat 8 blok terminasi, produksi migas Pertamina meroket 38%
Jakarta, CNBC Indonesia- Produksi minyak dan gas bumi (Migas) PT Pertamina (Persero) mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. 

Dari data yang diapaparkan Pertamina, produksi migas dalam negeri perseroan hingga Juli 2018 telah mencapai 752 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD). Capaian ini naik 38%, jauh lebih tinggi dari produksi migas selama 2017 (full year) yang hanya mencapai 542 ribu barel setara minyak per hari.




Meski tak disebut secara rinci penyebab kenaikan produksinya, dalam setahun ini Pertamina mendapat 10 blok migas terminasi. Mulai dari ONWJ di 2017, blok Mahakam per Januari 2018 yang memiliki produksi signifikan, dan 8 blok terminasi lainnya yang diketuk April lalu.

Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Syamsu Alam mengatakan, progres produksi hulu migas Pertamina meningkat terus sejak beberapa tahun lalu.

"Pertamina dari 2014 ke 2018 kami terus berusaha meningkatkan produksi. Sampai Juli 2018, produksi migas dalam negeri sebesar 752 ribu BOEPD dan luar negeri 154 ribu BOEPD. Total 907 ribu BOEPD," ujarnya di Ruang Rapat Komisi VII, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Produksi migas dalam negeri tersebut terdiri dari produksi minyak sebesar 277 ribu barel per hari dan produksi gas sebesar 2,7 juta MMSCFD. "Kita terus tingkatkan dari 2014, kenaikannya bisa sampai 125%," kata dia.

Sementara itu, total produksi minyak dalam dan luar negeri sebesar 380 ribu barel per hari dan gas sebesar 3,1 juta MMSCFD."Gas, kita juga berusaha meningkatkan."
Artikel Selanjutnya

Jejak Petral, Si Anak Bengal Pertamina


(gus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading