Tarif Tol JORR Rp 15.000 Belum Diterapkan dalam Waktu Dekat

News - Exist In Exist, CNBC Indonesia
01 August 2018 13:18
Kementerian PUPR masih mengkaji sistem pentarifan di ruas Pondok Aren-Bintari Viaduct-Ulujami.
Jakarta, CNBC Indonesia - Integrasi tarif Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) sebesar Rp 15.000 kemungkinan baru bisa diterapkan setelah Asian Games 2018 selesai.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan saat ini pihaknya masih mengkaji dan memikirkan sistem pentarifan yang tepat untuk pengguna jalan tol yang menempuh jarak dekat.

"Belum [bisa diterapkan], karena kalau yang masuk [dengan tarif] Rp 3.000 ini yang lagi kita pikir, mau [dibangun jalur dan pintu tol khusus] dedicated sendiri nanti macet, kalau mau dibikin sendiri kan perlu waktu jadi ini yang kita [pikirkan]," ujarnya, Rabu (1/8/2018).


Sebagai informasi, yarif tol Rp 3.000 yang dimaksud tersebut dikenakan pada jalan tol Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami yang rencananya akan diintegrasikan dengan jalan tol JORR.

Seperti diketahui, integrasi tarif ini awalnya direncanakan berlaku untuk 4 ruas dan 9 seksi tol JORR dengan panjang keseluruhan 76,43 km yang terdiri dari: Seksi W1 (Penjaringan-Kebon Jeruk), Seksi W2 Utara (Kebon Jeruk-Ulujami), Seksi W2 Selatan (Ulujami-Pondok Pinang), Seksi S (Pondok Pinang-Taman Mini), Seksi E1 (Taman Mini-Cikunir), Seksi E2 (Cikunir-Cakung), Seksi E3 (Cakung-Rorotan), Jalan Tol Akses Tanjung Priok Seksi E-1, E-2, E-2A, NS (Rorotan-Kebon Bawang), dan Jalan Tol Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami.


(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading