Ketika Lion Air Terusik Singapore Airlines Group

News - Raydion Subiantoro & Exist In Exist, CNBC Indonesia
22 June 2018 11:13
Persaingan LCC Makin Sengit di ASEAN.
Jakarta, CNBC Indonesia - Singapore Airlines adalah salah satu maskapai yang berada di jajaran bintang 5 versi Skytrax.

Tidak banyak maskapai di dunia yang masuk jajaran bintang 5, selain Singapore Airlines ada All Nippon Airways, Asiana Airlines, Garuda Indonesia, Cathay Pacific, Etihad Airways, EVA Air, Hainan Airlines, Lufthansa dan Qatar Airways.

Seluruh maskapai itu menghadirkan layanan penuh atau full service terhadap penumpangnya.


Adapun pada 1 November 2011, Singapore Airlines Group memperkenalkan layanan penerbangan berbiaya rendah (low-cost carrier/LCC) yang bertolak belakang dengan full service. Layanan itu dihadirkan melalui maskapai Scoot.

Hingga kini atau sekitar tujuh tahun berselang sejak diluncurkan, Scoot sudah mengoperasikan 24 unit Airbus A320 yang berbadan sedang (narrow body) dan 16 Boeing 787 Dreamliners yang berbadan lebar (wide body).

Pertumbuhan Scoot bisa dibilang cukup ekspansif di antara LCC besar lain.

Melalui wide body yang dioperasikan, Scoot sudah membuka penerbangan ke Eropa tepatnya Athena (Yunani) dan Berlin (Jerman), dari Singapura. Penerbangan perdana ke Berlin itu dilakukan pada 20 Juni 2018.

Adapun AirAsia Group dan Lion Air Group belum sama sekali membuka penerbangan ke Eropa.Melihat aksi Scoot ini, Lion Air seakan terusik dan tidak ingin tinggal diam.


Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengungkapkan rencana membuka penerbangan ke Eropa. "Ada rencana," jawabnya singkat kepada CNBC Indonesia, beberapa waktu lalu.

Namun, Edward masih menutup rapat kota-kota di Eropa yang ingin dituju Lion Air. Strategi ini membuat Lion Air terlihat ingin meninggalkan zona nyaman. Seperti diketahui, Lion Air adalah penguasa pangsa pasar penerbangan di dalam negeri. 


Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengatakan ada dua negara potensial yang dapat dituju oleh Lion Air.

"Kalau potensial, Prancis dan Jerman. Tapi, tepatnya silahkan tanya yang bersangkutan," katanya, Jumat (20/6/2018).

Menarik mengikuti persaingan yang semakin sengit di segmen LCC antara AirAsia Group dan Lion Air Group, ditambah kini pendatang baru Scoot.
(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading