Kapal Tenggelam di Danau Toba

Jokowi Perintahkan Audit Seluruh Kapal Feri

News - Arys Aditya, CNBC Indonesia
20 June 2018 20:57
KM Sinar Bangun itu diduga mengangkut 200 orang penumpang meski kapasitas hanya 43 orang.
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo menginstruksikan adanya evaluasi standar keselamatan seluruh angkutan penyeberangan di Indonesia. Hal tersebut menyusul tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada 18 Juni 2018.

Presiden menegaskan hal tersebut agar kejadian serupa tidak berulang. 

"Atas nama pribadi dan seluruh seluruh rakyat Indonesia kita menyampikan duka cita yang mendalam atas korban yang meninggal dunia dalam musibah tersebut. Dan terhadap korban yang hilang saya minta Basarnas, TNI, Polri dan BNPB untuk secepatnya segera menemukan dan menyelematkan korban. musibah ini merupakan pelajaran bagi kita semuanya untuk selalu hati-hati dan waspada," kata Jokowi di Istana Bogor, Rabu (20/6/2018).



Seperti diketahui, KM Sinar Bangun itu diduga mengangkut 200 orang penumpang meski kapasitas hanya 43 orang.  Dari jumlah sebanyak itu, sebanyak 178 orang penumpang dilaporkan masih hilang.

Jokowi juga meminta agar Kemenhub dan Dinas Perhubungan di daerah untuk selalu rutin melakukan pengecekan berkala terhadap kapal demi keamanan dan keselamatan penumpang, serta meminta agar operasional kapal mengikuti arahan BMKG terkait cuaca.

Lebih lanjut, Kepala Negara mengatakan negara akan memberikan santunan kepada para korban KM Sinar Bangun.

"Pemerintah akan memerikan santuan kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan biaya perawat untuk yang memerlukan perawatan."


(dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading