Pabrik Ban Motor Dibangun di Bawah Holding Perkebunan

News - Exist In Exist, CNBC Indonesia
08 June 2018 16:26
Kementerian Perencanaan & Pembangunan Nasional/Bappenas akan membantu mencari pendanaan untuk investasi oleh Holding Perkebunan.
Jakarta, CNBC Indonesia - PTPN III (Holding Perkebunan Nusantara) cari pendanaan Rp 16 triliun untuk membangun pabrik minyak goreng, ban sepeda motor dan bio-ethanol.

Direktur Utama Holding Perkebunan Dolly P Pulungan mengatakan investasi tahun ini merupakan bagian dari rencana investasi Rp 100 triliun dalam 10 tahun ke depan.

"Pabrik bio-ethanol itu dalam tahun ini ada dua, pabrik ban satu, terus minyak goreng satu, satu lagi nanti pabrik ban roda dua. Itu di Sumatera dan Jawa. Kita down stream semua," jelasnya.


Adapun Menteri Perencanaan & Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan pihaknya akan membantu Holding Perkebunan mencari pendanaan Rp 16 triliun untuk tahun ini.

Dia menuturkan dana untuk Holding Perkebunan dapat diperoleh melalui skema Pembiayaan Investasi Non-anggaran Pemerintah (PINA).

"Kerjasama ini tujuannya adalah memperkuat ekuitas dari PTPN khususnya dalam rangka investasi. Rencananya nanti hasil investasi akan difokuskan untuk down streaming hasil perkebunan," Bambang Brodjonegoro dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) di kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jumat (8/6/2018).

Dengan fasilitas pembiayaan PINA ini, diharapkan struktur keuangan Holding Perkebunan dan anak perusahaan menjadi semakin baik serta mendorong peningkatan kinerja di masa mendatang.

Pada kesempatan yang sama, CEO PINA Center Eko Putro Adijayanto menjelaskan saat ini PINA sudah membantu mencari alternatif pendanaan untuk berbagai sektor, antara lain sektor infrastruktur, housinh, industri dirgantara, dan perkebunan.

"Sekarang kita punya 36 proyek dengan total nilainya sekitar Rp 350 triliun. Akhir tahun ini targetnya bisa financial close sampai US$ 3 billion atau Rp 42 triliun, artinya dari 36 proyek itu mungkin sepertiga atau setengahnya. Untuk ekuitas kita sudah danai sekitar Rp 10 triliun untuk lima perusahaan. Nanti tambah lagi untuk ekuitas PTPN tadi sekitar Rp 16 triliun," paparnya.


(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading