Menko Darmin Pesimistis Ekonomi Q I-2018 Tumbuh di Atas 5%

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
19 March 2018 11:25
Menko Darmin Pesimistis Ekonomi Q I-2018 Tumbuh di Atas 5%
Jakarta, CNBC Indonesia- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pesimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2018 tumbuh di atas 5%.

Ada beberapa hal yang menjadi alasan Darmin memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2018 di bawah 5,1%. Pertama, karena adanya pergeseran musim panen yang menyebabkan sektor pertanian melambat.


"Tahun ini [musim panen] kayaknya April puncaknya. Sehingga mungkin saja pertaniannya lebih lambat," kata Darmin, Senin (19/3/2018).


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian masih menjadi tiga sektor utama penggerak ekonomi nasional setelah industri dan perdagangan. Struktur sektor pertanian terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 13,59%.

Sementara itu, kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal I-2017 mencapai 7,12. "Nah ini kelihatannya tidak bergerak. Sekarang saja harga beras belum turun kan? Sehingga kita sekarang ini harus all out supaya [harga beras] turun sebelum puasa," katanya.

Proyeksi tersebut, kata Darmin, juga didukung dari sejumlah indikator lainnya seperti pertumbuhan kredit yang belum menggeliat, serta pertumbuhan sektor ritel yang diperkirakan tidak akan setinggi periode sama tahun lalu.

Lantas, apakah pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2018 bisa berada di bawah 5%? Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu enggan berkomentar lebih jauh terkait hal itu. Namun, pemerintah berharap angka pertumbuhan bisa tetap berada di level 5%.

"Kami tidak berharap [di bawah 5%]. Saya cuma bilang mungkin tidak lebih tinggi dari itu. Sudah bagus kalau sama," katanya.

Sebagai informasi, realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2017 hanya sekitar 5,01%. Sektor informasi dan komunikasi, jasa lainnya, serta transportasi dan pergudangan menjadi tiga sektor terbesar penyumbang pertumbuhan di periode itu.


(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading