Sejumlah wanita Meksiko melakukan aksi teatrikal menikah dengan pohon untuk meningkatkan kesadaran dan rasa hormat terhadap pohon dan hentikan pembalakan liar.
Seorang wanita berpakaian seperti mempelai wanita memeluk pohon saat pernikahan antara orang dan pepohonan di San Jacinto Amilpas, negara bagian Oaxaca, Meksiko (25/2/2018). (REUTERS/Jorge Luis Plata)
Pernikahan dengan pohon tersebut merupakan aksi teatrikal untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan terhadap pohon serta mengampanyekan 'perang' terhadap pembalakan liar. (REUTERS/Jorge Luis Plata)
Pernikahan tersebut dirancang untuk menarik perhatian masyarakat terkait masalah penebangan liar. (REUTERS/Jorge Luis Plata)
Sekitar sepertiga wilayah daratan Meksiko yang ditutupi hutan, kini terancam oleh penebangan liar akibat ulah kelompok kriminal. (REUTERS/Jorge Luis Plata)
Oaxaca adalah satu dari lima negara bagian di Meksiko yang paling parah terkena deforestasi. (REUTERS/Jorge Luis Plata)
Dengan kampanye, aksi 'pernikahan' dengan pohon itu, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melindungi hutan. (REUTERS/Jorge Luis Plata)